Pemkot Surabaya, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ajak masyarakat penerapan pola makan sehat dan seimbang selama Ramadan 2026.
Mengajak masyarakat memperkaya menu keluarga dengan protein ikan sebagai bagian dari penerapan pola makan sehat, ikan mudah diolah jadi beragam hidangan sahur dan berbuka yang lezat, praktis, serta ramah bagi anak-anak. Jumat, (27/2/2026)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, mengukapkan momentum Ramadan menjadi waktu tepat memperkenalkan variasi sumber protein kepada masyarakat, sepeti ikan tidak sekadar alternatif, juga dapat jadi pilihan utama protein keluarga.
“Ingin mengajak masyarakat melihat ikan bukan sebagai pilihan kedua, tetapi sebagai sumber protein yang sehat, segar, dan bernilai gizi tinggi, hal tersebut bagian dari edukasi pola konsumsi seimbang,” jelas Antiek.
Antiek menyampaikan bahwa pasokan ikan di pasar tradisional sentra perikanan relatif stabil sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
“Ketersediaan bahan pangan tercukupi, makah dari itu mendorong warga memanfaatkan potensi perikanan yang melimpah sebagai sumber protein keluarga sekaligus membantu menjaga keseimbangan belanja rumah tangga tanpa mengurangi kualitas gizi,” ujarnya.
Antiek mengatakan ajakan tersebut sejalan dengan Gerakan Gemar Makan Ikan yang terus digencarkan Pemkot Surabaya, selaras dengan program Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
“Kampanye menyasar seluruh jenjang usia, mulai dari anak PAUD hingga SMA, dan menyentuh para ibu, khususnya yang memiliki balita dan anak berisiko stunting, serta edukasi diberikan melalui pelatihan pengolahan ikan menjadi menu yang lebih menarik dan mudah dikonsumsi anak-anak,” tutur Antiek.
Antiek menambahkan sebagian anak kurang menyukai ikan sebab duri yang menyulitkan, ikan diolah menjadi bentuk lain seperti bakso ikan, nugget, abon, dimsum, hingga sempol berbahan lele, sehingga lebih praktis dan diminati.
“Ikan terdapat kandungan protein tinggi, omega-3, vitamin, dan mineral yang sangat baik, untuk pertumbuhan serta perkembangan otak anak, Jika diolah dengan kreatif, anak-anak justru akan menyukainya,” imbuhnya.
Antiek berharap angka konsumsi ikan di Surabaya terus meningkat, jika anak terbiasa makan ikan sejak dini, maka generasi yang lebih sehat, kuat, dan cerdas di masa depan. (ren.hel)


