27 C
Sidoarjo
Sunday, March 1, 2026
spot_img

Putra Tuban jadi Delegasi Nasional Program Da’i 3T Kemenag RI


Tuban, Bhirawa
Putra asli Kabupaten Tuban, Mohammad Lathiful Wahab, terpilih sebagai delegasi Program Da’i 3T dan Wilayah Perbatasan yang digagas Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Program nasional ini dilaksanakan selama bulan Ramadan 2026 sebagai bagian dari penguatan dakwah di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Mohammad Lathiful Wahab atau akrab disapa Lathif saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dai Muda Indonesia Provinsi Jawa Timur. Ia ditugaskan di Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, yang berada di kawasan perbatasan Gresik-Mojokerto. Penugasan tersebut menjadi amanah strategis dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah tersebut.

Lathif merupakan salah satu dari enam da’i terpilih yang seluruhnya merupakan lulusan Program Pembibitan Calon Dai Muda (PCDM) Kementerian Agama RI tahun 2025. Program ini dirancang untuk mencetak dai muda yang moderat, adaptif, serta memiliki kapasitas keilmuan dan sosial yang mumpuni.

Pelepasan delegasi Da’i 3T Nasional 2026 dilaksanakan oleh Bidang Penerangan Agama Islam dan Zakat Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kemenag Jatim di Ruang Penais dan Zawa, Rabu (18/2).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bidang Penais Zawa Moh. Arwani, Ketua Tim Kemitraan Umat, Publikasi Dakwah dan Hari Besar Islam Kalista Estifada, Koordinator Da’i 3T Nasional 2026 M. Samsul Rizal Fauzi, Pengasuh Ponpes Bismar Al Mustaqim Moh. Mukhrojin, serta para delegasi Da’i 3T Nasional 2026.

Berita Terkait :  Polres Pamekasan Gelar Bhayangkara Fun Run 7,9K

Moh. Arwani menegaskan pentingnya peran da’i dalam memperkuat layanan keagamaan di wilayah 3T. Menurutnya, program ini menjadi instrumen strategis Kementerian Agama untuk menghadirkan pendidikan dan pembinaan keagamaan secara lebih merata. “Jaga nama baik institusi, junjung tinggi nilai-nilai moderasi beragama, dan beradaptasilah dengan kondisi sosial serta budaya masyarakat setempat,” pesannya kepada para delegasi.

Sementara itu, Lathif saat dikonfirmasi, Minggu (1/3) menyampaikan harapannya agar program ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengabdian. Ia menegaskan komitmennya untuk menghadirkan dakwah yang moderat dan solutif.

“Kami berharap dapat belajar menjadi dai yang moderat serta membantu masyarakat setempat. Di sisi lain, kami juga berharap masyarakat dapat menyerap dan mengembangkan ilmu yang kami sampaikan, baik keagamaan maupun non-keagamaan,” ujarnya.

Program Da’i 3T Nasional Tahun 2026 diharapkan semakin memperkuat peran strategis para dai dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, inklusif, serta berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia, khususnya daerah 3T dan perbatasan. [hud.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!