Sidoarjo, Bhirawa
Meski bulan puasa, Perpustakaan umum kota Sidoarjo tetap ramai dikunjungi oleh para pengunjung setianya. Mereka mulai pukul 08.00 WIB, sudah datang ke tempat bacaan warga masyarakat kota Sidoarjo, yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Sidoarjo tersebut.
Meskipun diakui, bila dibandingkan dengan hari-hari biasa, jumlah pengunjung pada bulan puasa Ramadan ini, jumlahnya ada sedikit penurunan bila dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Misalnya seperti pada bulan puasa Ramadan tahun 2026 ini, tetap ada pengunjung reguler, yang per hari bisa sampai 125 orang. Namun, pada bulan-bulan biasa, bisa sampai 300 an perhari. Penurunan Ini karena pada Bulan Puasa, Perpustakaan umum Sidoarjo untuk sementara menghentikan kunjungan dari sekolah, yang sehari bisa sampai 150 orang pengunjung.
“Setiap hari itu, disini ramai sekali dikunjungi, ada kunjungan reguler dan ada kunjungan sekolah,” komentar Pustakawan Perpustakaan umum Sidoarjo, SM Munthadiro, Senin (23/2) kemarin.
Disampaikan Munthadiro, pada pelayanan hari bisa atau pelayanan normal, jam operasional normal pinjam buku di Perpusda Sidoarjo ini buka mulai pukul 08.00 – 15.00 WIB.
Namun pada bulan Ramadan, jam layanan mulai Senin – Kamis, dibuka mulai pukul 08.00 – 14.00 WIB. Pada hari Jum at mulai pukul 08.30 – 14.30 WIB. Sementara pada hari Sabtu dan Minggu, layanan Perpusda Sidoarjo dihentikan sementara waktu.
Menurut Munthadiro, saat memasuki puasa di hari kedua, kunjungan reguler diamati mengalami penurunan. Tetapi pada puasa memasuki hari kelima, kunjungan reguler di perpustakaan Sidoarjo mulai kembali normal. “Puncak keramaian pengunjung biasanya terjadi pada pagi hari, yakni pukul 9.00 hingga 11.00 WIB,” ujarnya.
Disampaikan Munthadiro, Perpustakaan umum Sidoarjo, adalah tempat bacaan umum di tengah Kota Sidoarjo yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, yang saat ini telah menjadi destinasi favorit bagi anak sekolah hingga mahasiswa bahkan masyarakat umum, untuk membaca buku, mencari referensi tugas kuliah dan menambah ilmu pengetahuan.
Dirinya mengamati, pengunjung yang sudah masuk ke perpustakaan, ia amati arang membuka HP, mereka lebih banyak membaca, fokus pada buku dan laptop, untuk mencari data. “Bahkan pengunjung bapak-bapak itu kalau sudah ke sini mesti fokus dengan bukunya saja, minat literasi masyarakat yang datang cukup tinggi,” ujarnya.
Salah satu pengunjung tetap Perpusda Sidoarjo, Rara, yang ditemui mengungkapkan bahwa ia kerap kali memanfaatkan fasilitas Perpusda untuk membaca dan meminjam buku yang disediakan. Biasanya ia bisa menghabiskan waktu selama empat jam sehari setiap kali berkunjung.
“Kita berpuasa itu kan tidak harus diam aja di rumah atau tiduran melulu, waktunya bisa digunakan untuk baca buku sekalian untuk melatih fokus membaca di tengah keramaian,” komentarnya , saat ditemui di ruang sudut baca Perpustakaan umum Sidoarjo.
Bagi dirinya , bulan Ramadan tidak menjadi penghalang untuk tetap berkunjung ke Perpusda. Tidak jarang ia pun membawa pulang beberapa buku untuk dibaca di rumah. [kus.mg5.mg6.wwn]

