24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Sekda Tuban Buka Musyawarah Kerja PMI

Pemkab Tuban, Bhirawa
Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., secara resmi membuka Musyawarah Kerja Kabupaten (Muskerkab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tuban Tahun 2026 di Gedung KORPRI Tuban, Rabu (04/02/2026).

Sekda Tuban, Budi Wiyana menyampaikan Muskerkab merupakan agenda tahunan yang menandakan PMI sebagai organisasi yang aktif serta memiliki tata kelola organisasi yang baik.

Forum ini menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya sekaligus menyusun rencana kegiatan di tahun 2026.

“Musyawarah kerja ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian program dan prestasi yang telah ditorehkan PMI Tuban sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan melalui evaluasi yang terukur sebagai kerangka acuan peningkatan kinerja di tahun 2026,” ungkapnya.

Pada tahun 2026 Pemkab Tuban melakukan efisiensi anggaran yang berdampak pada berkurangnya dana hibah dari Pemkab kepada PMI. Kendati demikian, hal tersebut diharapkan tidak menjadi penghalang bagi PMI untuk terus berdedikasi kepada masyarakat.

“PMI merupakan organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. PMI tetap diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Sekda Tuban memberikan apresiasi atas peran dan pelayanan PMI dalam penanganan kebencanaan di Kabupaten Tuban. Ia menekankan pentingnya sinkronisasi program PMI dengan BPBD Tuban agar penanganan bencana dapat memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat.

Berita Terkait :  Empat Dapur MBG Operasional, Wabup Pamekasan Terima Kasih ke Prabowo-Gibran

Terkait pelayanan sosial di tingkat desa, Sekda Tuban menyoroti keberadaan mobil siaga desa. Ia mendorong adanya pemetaan wilayah desa maupun kelurahan yang belum memiliki mobil siaga, guna menghindari tumpang tindih pelayanan serta meningkatkan efektivitas respon kedaruratan.

Selain itu, Unit Donor Darah (UDD) PMI Tuban yang menjadi “core” PMI dinilai telah memberikan kontribusi nyata sepanjang tahun 2025. Meski demikian, Sekda Tuban mendorong adanya langkah-langkah inovatif agar pelayanan UDD semakin berdampak luas bagi masyarakat.

Sekda Tuban menekankan pentingnya publikasi kegiatan PMI kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja organisasi.

“Publikasi menjadi bagian penting agar masyarakat mengetahui peran, program, dan kontribusi nyata PMI,” ujarnya.

Memasuki tahun 2026, PMI Tuban diharapkan dapat lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Rencana strategis dan program kerja yang telah disusun hendaknya dilaksanakan secara konsisten dan bertanggung jawab.

Budi Wiyana yang juga Ketua PMI Tuban ini menyoroti pentingnya kaderisasi dalam tubuh PMI. Relawan PMI diharapkan lebih dilibatkan dalam pelaksanaan program kerja.

Selain itu, peran anggota PMI di tingkat kecamatan didorong agar lebih proaktif, mulai dari pelaporan kondisi wilayah, penanganan bencana, hingga koordinasi dengan markas pusat.

“Dengan kaderisasi yang baik dan peran aktif di semua tingkatan, organisasi PMI akan tetap berjalan optimal meskipun terjadi reorganisasi kepengurusan,” pungkasnya. (hud.dre)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru