26 C
Sidoarjo
Thursday, March 12, 2026
spot_img

Volume Investasi Properti Asia Pasifik Melonjak, Kepercayaan Investor Kembali Menguat

Surabaya, Bhirawa.
Aktivitas investasi properti di Asia Pasifik memasuki fase pemulihan yang lebih luas. Hal ini didorong oleh kejelasan pasar yang membaik, kondisi keuangan yang mereda, serta kepercayaan investor yang pulih, menurut laporan terbaru Colliers Asia Pacific Investment Insights March 2026.

Tahun lalu, total investasi properti di sembilan pasar utama Asia Pasifik mencapai USD162 miliar, naik 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Momentum terlihat kuat di paruh kedua 2025, saat pembeli dan penjual semakin dekat dalam kesepakatan harga.

Pendorong utama tidak lain adalah aliran modal domestik yang kuat di sebagian besar pasar. Partisipasi lintas batas tetap tangguh di pusat-pusat seperti Hong Kong, Singapura, dan India.

Theo Novak, Managing Director Capital Markets & Investment Services Asia Pacific Colliers, menyatakan “Investor beralih dari sikap hati-hati menjadi yakin. Mereka memprioritaskan kejelasan, kualitas, dan pasar dengan kedalaman modal,” paparnya, Kamis (12/3/2026).

Korea Selatan, Jepang, dan Singapura memimpin volume investasi di 2025, menunjukkan ketahanan pasar inti ini. Seperti pasar Singapura dengan pertumbuhan YoY mencapai 35%. Lalu ada pasar India yang tumbuh mencapai 29%.

Sektor unggulan seperti sektor kantor tetap jadi andalan berkat permintaan penyewa untuk aset berkualitas tinggi di lokasi CBD utama dengan pasokan baru terbatas. Kemudia sektor industri & logistik yang mencapai USD 30,1 miliar atau menduduki peringkat kedua, meski melambat dari 2024.

Berita Terkait :  Wali Kota Mojokerto Tekanan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak

Kemudian sektor ritel yang nilainya naik 15% karena performa aset membaik dan sentimen konsumen pulih. Kemudian ada sektor aset alternatif yang mengalami pertumbuhan tercepat, didorong permintaan institusional kuat. Novak menambahkan, jika sektor kantor beri skala dan stabilitas pendapatan. “Tapi ritel terpilih dan alternatif makin diminati untuk diversifikasi portofolio,” kupasnya.

Colliers memproyeksikan momentum investasi menguat tahun ini, didukung suku bunga stabil, inflasi terkendali, serta visibilitas pembiayaan yang lebih baik. Sektor domestik tetap jadi penggerak utama. Namun disisi lain, sektor lintas batas makin luas seiring selera risiko naik dan harga lebih pasti. Kemudian, untuk fokus pada sektor kantor tetap dalam, sementara alternatif dan ritel terpilih tarik modal tambahan untuk ketahanan pendapatan jangka panjang. “Kendati tantangan ada, arahnya jelas. Visibilitas pasar membaik, pertumbuhan domestik kuat, dan keterlibatan lintas batas pulih membuka pemulihan seimbang di Asia Pasifik,” pungkas Novak.[aya.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!