Gresik, Bhirawa — Mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik menyisir potensi titik parkir baru di kawasan Kota Baru Driyorejo (KBD). Langkah ini sekaligus upaya penataan agar aktivitas parkir lebih tertib dan terkelola resmi.
Kepala UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Wilayah Kota Dishub Gresik Muhammad Mansyur Arif menjelaskan, tim telah turun ke lapangan melakukan sosialisasi sekaligus identifikasi titik potensial, mencakup ruas dari Batu Mulia hingga ujung Masjid Mulung, serta akses masuk Desa Petiken.
“Ini langkah awal untuk mendata dan memetakan titik-titik parkir yang selama ini belum tertata. Potensinya cukup besar di kawasan ini,” ujarnya.
Setelah pemetaan rampung, Dishub akan mendorong lokasi tersebut masuk dalam pengelolaan resmi. Tujuannya bukan hanya ketertiban di lapangan, tetapi juga menambah penerimaan daerah melalui retribusi parkir.
Sementara itu, Kepala Dishub Gresik Khusaini menegaskan pendataan dan penataan ini menjadi strategi mengejar target retribusi parkir tahun 2026 yang ditetapkan Rp3 miliar. Hingga saat ini, realisasi baru mencapai Rp1,7 miliar, sehingga masih ada kekurangan sekitar Rp1,3 miliar yang harus dikejar hingga akhir tahun.
“Dengan menyisir potensi baru termasuk di kawasan KBD, kami berharap penerimaan terus meningkat. Sekaligus tata kelola parkir menjadi lebih tertib seiring aktivitas masyarakat yang semakin padat,” pungkasnya. [kim.kt]





