33 C
Sidoarjo
Wednesday, September 30, 2026
spot_img

Menara Astra Terapkan AI untuk Pangkas Konsumsi Energi HVAC hingga 20 Persen

Pemprov Jatim, Bhirawa – Menara Astra, bagian dari Astra Property, mulai menerapkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk mengoptimalkan sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara atau Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC).

Penerapan teknologi bernama BTune tersebut menandai implementasi pertama solusi optimasi HVAC otomatis di gedung komersial di Jakarta. Teknologi ini diharapkan mampu menekan konsumsi energi, mengurangi emisi karbon, sekaligus mempertahankan kenyamanan penghuni gedung.

Kesepakatan penerapan BTune ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Menara Astra dan Colliers Indonesia di Menara Astra, Senin (28/9/2026). Dalam kerja sama ini, Colliers Indonesia memperkenalkan BTune dan konsep optimasi HVAC otomatis kepada Menara Astra sebagai bagian dari komitmen menghadirkan solusi keberlanjutan yang praktis bagi sektor properti komersial.

Sistem HVAC menjadi salah satu penyumbang terbesar konsumsi energi pada gedung komersial. Dengan pemanfaatan teknologi terbaru, gedung-gedung komersial dinilai memiliki potensi mengurangi konsumsi energi sekitar 20–30 persen.

Di Menara Astra, BTune akan terhubung dengan Building Management System (BMS) atau Building Automation System (BAS) yang telah tersedia. Sistem berbasis AI tersebut kemudian melakukan penyesuaian pengendalian HVAC secara real-time berdasarkan kondisi operasional gedung.

Dengan pendekatan itu, optimasi dapat dilakukan tanpa menambah peralatan HVAC, tanpa pemrograman ulang sistem secara menyeluruh, serta dengan gangguan minimal terhadap aktivitas gedung. Teknologi tersebut juga memungkinkan pemantauan kinerja HVAC secara berkelanjutan dan mempercepat identifikasi maupun penyelesaian gangguan.

Berita Terkait :  BRI Region 12 Surabaya Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan Semangat Menggerakkan Ekonomi Rakyat

“ Sistem HVAC menyumbang porsi yang signifikan terhadap penggunaan energi di gedung komersial, sehingga pengoperasian yang efisien menjadi prioritas penting bagi Menara Astra,” ujar President Director PT Menara Astra Wibowo Muljono.

Menurut Wibowo, penerapan BTune merupakan bagian dari komitmen Menara Astra dalam mengurangi jejak karbon, meningkatkan kinerja operasional, dan menjaga kenyamanan penghuni gedung.

“Penerapan BTune mencerminkan komitmen kami dalam memanfaatkan teknologi yang praktis dan inovatif guna mengoperasikan Menara Astra secara lebih efisien dan berkelanjutan,” katanya.

Berdasarkan cakupan awal proyek, penerapan BTune di Menara Astra ditargetkan menghasilkan penghematan energi rata-rata sebesar 10–20 persen. Penghematan tersebut diharapkan turut menurunkan emisi karbon dan biaya operasional gedung.

Teknologi ini juga ditawarkan melalui skema bebas belanja modal atau capital expenditure (capex). Implementasinya menggunakan model penghematan berbasis kinerja atau performance-linked savings model, sehingga pemilik gedung tidak perlu melakukan investasi awal untuk pengadaan peralatan tambahan.

Dalam berbagai implementasi sebelumnya, BTune mencatat rata-rata penurunan konsumsi energi keseluruhan gedung sebesar 18 persen. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk menelusuri dan mengidentifikasi gangguan HVAC dapat berkurang sekitar 30–50 persen.

BTune juga diklaim mampu meningkatkan kinerja HVAC tanpa mengganti peralatan yang sudah tersedia. Optimasi berkelanjutan memungkinkan tingkat kenyamanan penghuni gedung tetap lebih konsisten mengikuti perubahan kondisi operasional.

Managing Director Colliers Indonesia Mike Broomell mengatakan, kerja sama tersebut menjadi langkah penting bagi pengembangan sektor properti komersial di Jakarta.

Berita Terkait :  Surabaya Fashion Festival 2026, Angkat Karya Desainer Lokal

“Colliers Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan solusi keberlanjutan yang memberikan manfaat operasional dan lingkungan yang terukur bagi pemilik properti,” ujar Mike.

Ia menambahkan, gedung perkantoran modern seperti Menara Astra dapat memanfaatkan teknologi cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi tanpa mengorbankan kenyamanan penghuni maupun keunggulan operasional.

BTune dirancang untuk diterapkan pada gedung yang disewakan maupun gedung yang ditempati pemilik sendiri, selama telah dilengkapi sistem BMS atau BAS. Potensi penerapannya mencakup gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, pusat konvensi, hotel, serta properti berskala besar lainnya yang dikelola secara terpusat.

Di Indonesia, BTune diwakili oleh PacRim PropTech, perusahaan teknologi properti yang berfokus mempercepat transformasi digital di sektor real estat. Melalui platform berbasis cloud, PacRim mendukung pemilik dan pengelola bangunan dalam meningkatkan efisiensi operasional, transparansi, dan keberlanjutan.

Kesepakatan ini mencerminkan semakin pentingnya pengelolaan gedung berbasis data di tengah meningkatnya perhatian penyewa, pemilik, dan investor terhadap kinerja keberlanjutan. Teknologi optimasi otomatis dinilai dapat menjadi solusi praktis untuk mengurangi konsumsi energi, menekan emisi karbon, serta meningkatkan nilai dan kinerja aset dalam jangka panjang.

Bagian dari Strategi Astra Property

Astra Property merupakan bagian dari strategi Astra untuk memperkuat rantai nilai bisnis melalui sektor properti. Perjalanan Astra Property dimulai sebagai Divisi Properti PT Astra International Tbk pada 2013, sebelum berkembang menjadi badan hukum tersendiri pada 2016.

Berita Terkait :  PRPP dan Pertamina Patra Niaga Project Early Work Ajak Pemuda Kartar Bijak Bijak Bermedia Sosial

Saat ini, Astra Property memiliki 13 perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan, pengelolaan, dan investasi properti. Portofolionya mencakup berbagai jenis aset, mulai dari gedung perkantoran, hunian, kawasan mixed-use, hotel, hingga properti industri dan logistik.

Menara Astra menjadi salah satu proyek unggulan Astra Property di segmen premium. Gedung tersebut mengantongi sertifikat Green Mark Platinum, predikat tertinggi yang diberikan Building and Construction Authority Singapura.

Selain Menara Astra, Astra Property mengembangkan sejumlah proyek seperti The Arumaya, Anandamaya Residences, Asya, Ammaia Ecoforest, Altea BLVD, dan kawasan logistik modern Cikarang Logistics Park 1 dan 2.

Astra Property juga memperluas bisnis properti industrinya melalui akuisisi mayoritas saham PT Mega Manunggal Property Tbk atau MMP yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham MMLP. Langkah tersebut memperkuat komitmen Astra Property dalam menghadirkan infrastruktur logistik dan industri yang modern serta terintegrasi di Indonesia. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!