Gresik, Bhirawa — Warga Perumahan Bukit Randu Agung, Kecamatan Kebomas, dibuat resah oleh seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masuk ke kawasan perumahan dan mengamuk. Upaya warga mengusir justru memicu tindakan agresif, hingga petugas Dinas Sosial (Dinsos) Gresik tiba dan mengamankan yang bersangkutan.
Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik Alfi Arianto menjelaskan, laporan diterima Selasa (6/10/2026).
“Warga sudah berupaya meminta pergi, tetapi ia semakin marah dan sempat memukul. Saat kami tiba, yang bersangkutan sudah diamankan warga,” ujarnya.
Setelah tiba di lokasi, petugas langsung mengevakuasi ODGJ tersebut. Melalui pendataan sistem biometrik, diketahui ia bukan warga asli Kabupaten Gresik. Selanjutnya, ia dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan dan rehabilitasi medis lebih lanjut.
Kepala Dinsos Gresik dr. Ummi Khoiroh menambahkan, penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) terus digencarkan. Sepanjang Oktober 2026, tercatat 84 pasien telah ditangani — 21 dirujuk ke Balai PMKS Sidoarjo, masing-masing 2 ke UPT RSBL Kediri dan RSBG Tuban.
Dinsos juga memfasilitasi pemulangan sesuai daerah asal: 6 ke Dinsos Kota Surabaya, 2 ke Sidoarjo, dan 3 ke Jawa Tengah. Sementara 6 lainnya masih menjalani penanganan di shelter Cerme, dan sebagian telah dikembalikan kepada keluarga.
“Penanganan disesuaikan kondisi dan asal masing-masing. Mulai dari evakuasi, rehabilitasi, hingga pemulangan agar mereka mendapat layanan yang tepat,” pungkas dr. Ummi Khoiroh. [kim.kt]






