26 C
Sidoarjo
Thursday, March 12, 2026
spot_img

Dengan Berinovasi Pastikan Destinasi Pariwisata Kota Batu Eksis


Kota Batu, Bhirawa
Di tahun 2025 kunjungan wisata Kota Batu mengalami penurunan. Kondisi ini menuntut para pengelola destinasi wisata untuk berinovasi agar usaha jasa wisata yang dijalankan bisa tetap eksis. Inovasi dibutuhkan karena banyak daerah- daerah di Negeri ini yang mulai mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki.

Data di Persatuan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu tercatat bahwa sejak Januari- Juni 2025, kunjungan wisatawan ke Kota Batu turun hampir 30 persen. Okupansi hotel juga turun 20 persen. Adapun penyebabnya di antaranya persaingan wisata antar daerah yang semakin ketat. Selain itu juga daya beli masyarakat belum normal, dan pengetatan anggaran dari pemerintah.

“Jika destinasi wisata yang ada di Kota Batu tidak berinovasi maka bukan tidak mungkin wisatawan akan enggan untuk datang lagi ke kota ini. Karena itu dibutuhkan inovasi dengan membuat beberapa destinasi baru,” ujar Suryo Widodo, Direktur Utama Jawa Timur Park Kota Batu, Kamis (12/3).

Ia mencontohkan komitmen usaha jasa wisata yang dimilikinya terus melakukan inovasi untuk tetap bisa eksis. Hal ini sekaligus menyikapi penurunan kunjungan wisata yang terjadi selama tahun 2025. Manajemen JTP Group berinovasi dengab membuat beberapa destinasi wisata baru. Di antaranya, pembangunan Museum Science, Aquarium Raksasa hingga wahana berbasis teknologi modern.

“Dalam inovasi, pengembangan destinasi wisata yang tengah dibuat tidak hanya sebagai tempat hiburan, tetapi juga berkonsep sarana edukasi dan pelestarian budaya,” jelas Suryo.Dengan konsep ini ia optimis destinasi wisata Kota Batu mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Berita Terkait :  Piala Bhayangkari 2024, Tim Jatim Raih Kemenangan Perdana di GOR Tridharma Gresik

Dikonfi?masj Manager Marketing and Public Relations JTP Group, Titik Ariyanto bahwa di tahun 2026 menjadi fase pengembangan JTP Group. Pihaknya berinovasi dengan menghadirkan berbagai proyek wisata modern di Kota Batu.

Beberapa proyek yang tengah disiapkan antara lain, metaverse glass theater, museum mega science dan budaya, aquarium raksasa, tourism information center, dan perhotelan”Pembangunan museum mega science center dan budaya saat ini telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan dapat dibuka pada pertengahan 2026,” ujar Titik.

Museum ini akan menghadirkan konsep edukasi modern berbasis teknologi, mulai dari ilmu pengetahuan, sejarah peradaban hingga perkembangan teknologi masa depan. Dengan pengembangan ini diharapkan destinasi wisata di Kota Batu dapat terus eksis sekaligus mampu menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga Kota Batu. [nas.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!