Tulungagung, Bhirawa
Bupati Tulungagung, Gatut sunu Wibowo, berkomitmen pada tahun 2027 akan mengakselerasi pencapaian lima misi pembangunan daerah.
Komitmen ini disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Tulungagung Tahun 2027 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (12/3).
“Pada tahun 2027, kami berkomitmen untuk mengakselerasi pencapaian lima misi pembangunan daerah,” ujarnya,
Kelima misi pembangunan daerah itu, yakni meningkatkan daya saing perekonomian berbasis hilirisasi sektor unggulan daerah dan membangun dari desa, mewujudkan lingkungan hidup dan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, mewujudkan SDM yang unggul dan berbudaya, serta kehidupan masyarakat yang penuh keguyuban, menuntaskan kemiskinan secara terpadu dan kolaboratif serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inklusif, dan bersih dari korupsi.
“Kelima misi tersebut harus kita jalankan secara terintegrasi, dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat,” paparnya.
Selanjutnya, Bupati Gatut Sunu menyatakan sesuai tema pembangunan Kabupaten Tulungagung Tahun 2027, Tulungagung Berkarakter: Pembangunan SDM Berakhlak Mulia, Potensi Ekonomi Lokal Bernilai Tambah, serta Tata Kelola Bersih dan Akuntabel, akan menjalankan strategi di antaranya dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan.
“Saya minta TAPD untuk mengalokasikan anggaran pembangunan jalan tahun 2027, minimal sama dengan tahun 2026,” ucapnya.
Menurut dia, keberadaan jalan yang halus dan mulus, akan meningkatkan aliran distribusi barang dan jasa ke seluruh wilayah Tulungagung.
Dengan jalan yang berkualitas, biaya transportasi juga bisa ditekan karena akses ke berbagai wilayah makin mudah dan makin cepat.
“Kemudahan akses ini, bukan hanya bisa menggerakkan ekonomi lokal, tetapi juga bisa mempermudah masyarakat dalam menjangkau fasilitas pendidikan. Dengan akses pendidikan yang baik, pembentukan SDM yang berkarakter telah menemukan pondasinya,” tuturnya.
Sebelumnya, Bupati Gatut Sunu menyatakan pula melalui Musrenbang, ia ingin memastikan bahwa RKPD tidak hanya disusun berdasarkan pendekatan teknokratis, tetapi juga partisipatif, politis, dan harus menjawab permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.
“Dengan demikian, RKPD benar-benar akan menjadi instrumen kebijakan tahunan yang kredibel, akuntabel, dan mampu menjembatani antara visi RPJMD dengan implementasi program dan kegiatan yang tepat sasaran,” tandasnya.
Hadir dalam acara Musrenbang RKPD Kabupaten Tulungagung Tahun 2027, Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin dan Ketua DPRD Tulungagung, marsono. Selain juga Staf Ahli Gubernur Jatim Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Raharjo. [wed.dre]


