26 C
Sidoarjo
Thursday, March 12, 2026
spot_img

Bansos Cair Jadi Penyelamat Dapur Warga Kota Pasuruan saat Ramadan

Wakil Wali Kota Pasuruan, HM Nawawi, Kepala Dinsos Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat saat menyerahkan Bansos pangan kepada ratusan warga di Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan.

Penyaluran Bansos 2026 Diperketat Lewat Verifikasi Lapangan

Pemkot Pasuruan, Bhirawa
Senyum sumringah tak bisa disembunyikan dari wajah ratusan warga yang memadati Gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan.

Bagi 622 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Pasuruan, cairnya Bantuan Sosial (Bansos) pangan dari APBD 2026 ini ibarat oase di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok menjelang lebaran Idul Fitri.

Secara simbolis, Wakil Wali Kota Pasuruan, HM Nawawi, menyerahkan bantuan tersebut kepada perwakilan warga dari empat kecamatan.

Tidak hanya bantuan pangan, Pemkot juga menyalurkan santunan bagi yatim piatu hingga alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Setiap KPM kategori Desil 1 hingga Desil 4 menerima bantuan tunai sebesar Rp 600.000, yang merupakan rapelan periode Januari hingga Maret 2026.

“Bantuan ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kami sengaja cairkan sekarang agar bisa dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan pokok, khususnya untuk bulan Ramadan saat ini,” tandas Mas Nawawi, sapaan akrabnya, Kamis (12/3).

Dalam arahannya, Mas Nawawi menyelipkan pesan yang menyentuh hati. Ia berharap intervensi pemerintah ini menjadi pemicu semangat warga untuk memperbaiki taraf hidup.

Ia bahkan mendoakan agar para penerima bantuan saat ini kelak bisa mandiri secara ekonomi.

Berita Terkait :  Menjamin K3 Gedung

“Saya doakan panjenengan semua bisa semakin sejahtera. Jadi, ke depan tidak lagi bergantung pada bansos, sehingga bantuannya bisa bergantian dengan warga lain yang saat ini mungkin kondisinya lebih membutuhkan namun belum terdata,” tutur Mas Nawawi yang langsung diamini serentak oleh warga.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat, menambahkan proses verifikasi dilakukan dengan ketat untuk memastikan akurasi data.

Ia menegaskan bahwa kejujuran masyarakat saat disurvei petugas lapangan menjadi kunci utama tepat sasarannya bantuan itu.

“Kami terus melakukan pemutakhiran data secara berkala. Seperti yang disampaikan Pak Wawali, kejujuran warga saat memberikan informasi kepada petugas survei sangat penting agar pemerintah bisa mengambil kebijakan yang tepat,” ucap Kokoh.

Kehadiran bansos ini pun disambut haru. Aminah (58), salah satu warga penerima manfaat, mengaku sangat lega. Baginya, uang Rp 600 ribu tersebut adalah penyelamat dapur keluarganya.

“Alhamdulillah. Bantuan ini sangat membantu untuk beli beras dan bumbu dapur. Apalagi sebentar lagi sudah mendekati lebaran Idul Fitri yang biasanya harga-harga di pasar mulai naik. Uang ini mau saya pakai buat stok kebutuhan di rumah,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Hal senada diungkapkan oleh Rahmad (45), salah satu

penerima manfaat lainnya. Ia merasa perhatian Pemkot melalui Dinsos ini menjadi angin segar bagi keluarganya yang sedang kesulitan ekonomi.

Berita Terkait :  Triwulan III, Ekonomi Jatim Alami Pertumbuhan

“Terima kasih kepada Pak Wawali dan Pak Kadinsos. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya,” kata Rahmad. [hil.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!