29 C
Sidoarjo
Tuesday, October 6, 2026
spot_img

Mulai Operasi, 346 Kopdes Merah Putih di Sidoarjo Terima Penyaluran Bapok dari Bulog


Sidoarjo, Bhirawa – Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya, hingga 2 Oktober 2026, tercatat telah menyalurkan komoditas beras SPHP sebanyak 794 ton dan Minyak Kita sebanyak 50 ribu liter melalui jaringan 346 KDKMP yang ada di kabupten Sidoarjo.

Pemimpin Cabang Perum BULOG Kantor Cabang Surabaya, Nur Fuad Indra Mitra, mengatakan penguatan saluran distribusi melalui KDKMP tersebut adalah sebagai langkah strategis untuk stabilisasi harga di tengah masyarakat.

“Kita mendukung stablisasi harga dan pencegahan inflasi, maka langkah ini menjadi strategis untuk memperluas akses masyarakat desa, terhadap pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah,” komentar Nur Fuad, Selasa (6/10) kemarin, di kantornya.

Untuk pelaksanaannya, Bulog Surabaya juga bersinergi dengan Dinas Koperasi UM Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan stok di tingkat desa.

Di tengah penyaluran masif Beras SPHP, Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya, juga menegaskan kualitas beras yang disalurkan kondisinya terjaga sesuai ketentuan.

Menurut Nur Fuad, seluruh stok beras CBP selama ini telah melalui proses quality control berlapis mulai dari pengadaan hingga penyimpanan sesuai standar di gudang Bulog.

“Beras CBP yang dikelola BULOG KC Surabaya adalah beras medium dan layak konsumsi. Stoknya selalu kita monitoring, penyimpanan dengan pengendalian hama gudang terpadu, jadi masyarakat tidak perlu khawatir, ini beras yang sama untuk program stabilisasi harga (SPHP) maupun banpang,” tutur Nur Fuad.

Berita Terkait :  Capacity Building Pendamping Disabilitas, Perkuat Komitmen Perlindungan Terhadap Disabilitas

Ia menambahkan, penyaluran lewat KDKMP adalah untuk memangkas rantai distribusi sehingga beras sampai ke masyarakat dengan cepat, harga terjangkau sesuai HET dan kualitas tetap terjaga.

Di tengah penyaluran beras Banpang dan SPHP, Bulog cabang Surabaya juga mengedukasi masyarakat tentang cara penyimpanan beras yang benar agar kualitas tetap terjaga.

Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Cabang Surabaya, Didik Supriono, ikut menambahkan penyimpanan beras di rumah juga menentukan tingkat penurunan kualitas terutama chemis beras serta serangan hama. Menurutnya, penyimpanan dalam kondisi kering, tertutup dan pada suhu ruang dapat menjaga mutu beras tersimpan.

Cara penyimpan beras agar tidak bau apek, secara sederhana, menurut Didik, diantaranya bisa menetapkan cara pakai wadah kedap udara. Bisa menggunakan tong plastik / ember dengan tutup rapat, jangan karung terbuka.

Juga disarankan, agar tidak mecampur beras baru dan lama. Jangan simpan terlalu lama. Beli secukupnya untuk 2-3 minggu.

Juga bisa, menyimpan beras pada tempat kering dan sejuk, jangan meletakkan di dekat kompor, dinding lembap, atau diatas lantai langsung. Namun agar ada alas dengan kayu/pallet.

“Bulog cabang Surabaya bersama Diskop UM Sidoarjo, akan terus memastikan distribusi komoditas Beras SPHP dan Minyak Kita, terus lancar melalui KDKMP, sehingga harga produk produk bisa terjangkau dan stok aman di tingkat desa,” tambahnya. [kus.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!