28 C
Sidoarjo
Monday, October 5, 2026
spot_img

Bakorwil Malang Juara Umum Kejuaraan Woodball antar Bakorwil


Surabaya, Bhirawa – Tim Bakorwil Malang berhasil meraih juara umum di Kejuaraan Woodball antar Bakorwil setelah meraih 4 emas, 4 perak, 4 perunggu dengan totol 12 poin, disusul Bakorwil Madiun 1 emas, 1 perak, ketiga Bakorwil Jember 1 emas, 1 perunggu, dan Bojonegoro 1 perak dan 1 perunggu.

Pada Grand final Kejuaraan Woodball antar Bakorwil yang digelar di Lapangan Jenggolo Sidoarjo, Minggu (5/10), sebanyak 111 atlet dari lima Bakorwil harus bersaing ekstra ketat untuk merebut medali dan disaksikan langsung oleh Ketua Pengprov Indonesia Woodball Association (IWbA) Jawa Timur Moh. Ali Kuncoro, perwakilan dari Dispora Jatim A Wahab dan sekretaris IWbA Nurul Hidayati.

Menurut Ketua IWbA Jawa Timur Moh. Ali Kuncoro yang disampaikan oleh Sekretaris IWbA Nurul Hidayati, Kejuaraan Woodball Piala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Jawa Timur menjadi sarana strategis menjaring atlet-atlet baru sekaligus memacu motivasi para pemain woodball di seluruh penjuru Jawa Timur.

Sistem seleksi bertingkat berbasis wilayah ini memberikan kesempatan yang sama bagi para atlet dari berbagai tingkatan usia untuk bersaing secara sehat.

Ia juga mengungkapkan bahwa format kompetisi per Bakorwil memungkinkan proses penyaringan atlet di tingkat daerah berjalan lebih efektif sebelum mereka berlaga di tingkat provinsi. “Penyaringan ini benar-benar dilaksanakan dari bawah sehingga menghasilkan atlet-atlet terbaik di tiap Bakorwil. Puncaknya difinalkan di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Nurul Hidayati saat ditemui di Dispora Jatim, Senin (5/10).

Berita Terkait :  Diperkuat Siswa SMANOR, Sidoarjo Juara Kejurprov Voli Pantai U17

Hasil Grand Final Piala Bakorwil memperlihatkan peta kekuatan yang semakin kompetitif dan merata di Jawa Timur. Meskipun kontingen Bakorwil Malang masih mendominasi, peningkatan signifikan ditunjukkan oleh daerah-daerah lain seperti Lamongan, Banyuwangi, Situbondo, hingga Pacitan. Bahkan, tim stroke putra asal Pacitan berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam kejuaraan tersebut.

“Tim Pacitan ini merupakan hasil dari sosialisasi yang kami lakukan dahulu. Sekarang pembinaannya mulai kelihatan dan kemajuannya luar biasa. Sementara untuk sektor putri, Bakorwil Madiun berhasil menyabet medali perak,” tambahnya.

Sistem Poin Berjenjang
Guna memastikan pembinaan atlet tidak berhenti pada satu kejuaraan saja, Pengprov IWbA Jatim menerapkan sistem poin berjenjang (Jatim Series). Melalui sistem ini, setiap raihan prestasi di ajang Piala Bakorwil akan terakumulasi sebagai poin pemeringkatan atlet.

“Anak-anak tidak bisa hanya sekali juara lalu selesai. Semua beruntutan dan berjenjang dari tingkat bawah hingga meraih prestasi tertinggi di Jawa Timur,” jelas Nurul.

Sebagai kelanjutan dari ajang ini, Pengprov IWbA Jatim dijadwalkan menggelar Kejurnas plus Jatim Series di lokasi Pemkab Kediri pada 23-25 Oktober mendatang. Kejuaraan khusus atlet Jawa Timur ini menjadi wadah lanjutan bagi para pemain untuk mengumpulkan poin pembinaan daerah.

Skema seleksi per Bakorwil sangat membantu pengurus dalam memetakan potensi atlet sesuai nomor spesialisasi, seperti single stroke maupun fairway, baik untuk putra maupun putri. [wwn]

Berita Terkait :  Ini Strategi BHS Pacu Prestasi Pesilat Jatim

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!