34 C
Sidoarjo
Thursday, October 1, 2026
spot_img

Tol Prosiwangi Difungsikan, Arus Pantura Dialihkan Selama Jembatan Pajarakan Ditutup

Kab. Probolinggo, Bhirawa – Ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Simpang Susun (SS) Kraksaan-SS Paiton mulai difungsikan Rabu (30/9/2026). Pengoperasian ruas sepanjang 23,515 kilometer itu bertepatan dengan dimulainya rehabilitasi Jembatan Pajarakan di jalur Pantura Probolinggo-Paiton.

Ruas tol tersebut mulai dapat dilalui kendaraan sejak pukul 10.00 WIB setelah dinyatakan memenuhi persyaratan melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO). Pengguna jalan dapat memanfaatkan dua akses, yakni Gerbang Tol Kraksaan dan Gerbang Tol Paiton.

Selama 14 hari pertama, ruas tersebut masih dibuka tanpa tarif. Meski demikian, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik saat masuk dan keluar gerbang tol. Pemberlakuan tarif selanjutnya masih menunggu penetapan pemerintah.

Pengoperasian tol menjadi salah satu jalur alternatif menyusul rehabilitasi Jembatan Pajarakan di KM 119+320 yang berlangsung selama 81 hari kalender mulai 30 September.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto mengatakan, selama pekerjaan berlangsung, arus kendaraan di sekitar Jembatan Pajarakan akan direkayasa. Jembatan bailey disiapkan untuk kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat dalam kota dengan sistem buka-tutup.

Sementara kendaraan roda empat dari luar kota yang menuju Situbondo dan Banyuwangi, termasuk kendaraan besar, diarahkan menggunakan Tol Prosiwangi melalui akses Kraksaan maupun Paiton.

“Perbaikan Jembatan Pajarakan akan dimulai 30 September 2026 selama 81 hari kalender. Telah disiapkan beberapa rekayasa lalu lintas bersama instansi terkait,” kata Edy.

Berita Terkait :  Bapenda Situbondo Siap Terapkan Sistem ETPD

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan, personel kepolisian ditempatkan di sejumlah titik, terutama akses masuk dan keluar tol di wilayah Kraksaan dan Paiton.

“Untuk kendaraan R4 dari luar kota yang menuju Situbondo dan Banyuwangi serta kendaraan besar, kami imbau memanfaatkan Tol Prosiwangi, baik melalui akses Kraksaan maupun Paiton,” ujarnya, Rabu (30/9/2026).

Kendaraan yang tidak menggunakan tol masih dapat memilih jalur selatan melalui Lumajang-Jember. Sementara kendaraan dalam kota tetap dapat melintasi jembatan bailey selama pengaturan lalu lintas diberlakukan.

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar (dua kiri) memberikan keterangan terkait pengoperasian fungsional Gerbang Tol Kraksaan (Prosiwangi), Rabu (30/9/2026).

Polres Probolinggo bersama instansi terkait juga melakukan pemantauan arus kendaraan selama rehabilitasi untuk mengantisipasi antrean, terutama di sekitar lokasi jembatan serta akses masuk dan keluar tol.

Ruas Gending-SS Kraksaan-SS Paiton terdiri atas Seksi 1 Gending-SS Kraksaan dan Seksi 2 SS Kraksaan-SS Paiton. Setelah kedua seksi tersebut difungsikan, pembangunan Tol Prosiwangi masih berlanjut ke arah Besuki.

Seksi 3 hingga Besuki telah mencapai progres konstruksi 100 persen dan memasuki tahap Uji Laik Fungsi. Pengoperasian seksi tersebut ditargetkan dapat dilakukan pada November atau Desember 2026.

Jika tersambung hingga Besuki, ruas tol yang dapat digunakan mencapai sekitar 49,5 kilometer. [fir.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!