Pemkot Kediri, Bhirawa. – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meminta jajaran kelurahan lebih peka dan cepat menangani berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan saat Vinanda mengunjungi Kelurahan Kaliombo, Senin (21/9).
Dalam kunjungan tersebut, Vinanda memimpin apel sekaligus memberikan arahan kepada jajaran kelurahan. Ia menegaskan, kelurahan merupakan pemerintahan yang paling dekat dengan warga sehingga harus mampu mengetahui kebutuhan dan persoalan di wilayahnya.
“Kalau ada warga yang kesulitan atau ada permasalahan, yang didatangi pertama adalah kelurahan. Sehingga, kelurahan sebagai ujung tombak harus peka terhadap kebutuhan maupun permasalahan yang ada di lingkungannya,” ujarnya.
Menurut Vinanda, masyarakat datang ke kelurahan tidak hanya untuk mengurus administrasi. Mereka juga membutuhkan pelayanan yang cepat dan tepat. Karena itu, komunikasi serta koordinasi antara kelurahan dengan berbagai pihak perlu diperkuat.
“Kita ini bukan Superman, tapi kita ini supertim. Jadi, koordinasi dengan berbagai pihak ini harus berjalan baik. Masyarakat ke kelurahan tidak hanya butuh administrasi saja, tetapi mereka juga butuh pelayanan yang cepat dan tepat,” tegasnya.
Vinanda juga meminta jajaran kelurahan memberikan pelayanan yang ramah serta memahami berbagai program pemerintah, baik pusat maupun daerah. Dengan demikian, aparatur kelurahan dapat menjelaskan program kepada masyarakat sekaligus mengetahui pihak yang perlu diajak berkoordinasi ketika muncul persoalan. “Ketika ada kebutuhan atau permasalahan yang terjadi, Bapak Ibu lurah dan jajaran bisa menjelaskan kepada masyarakat. Lalu, Bapak Ibu juga paham harus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan siapa,” ucapnya.
Selain pelayanan publik, Vinanda mendorong kantor kelurahan, kecamatan, dan perangkat daerah mengembangkan urban farming untuk memperkuat ketahanan pangan. Hasilnya dapat dimanfaatkan masyarakat maupun dijual. “Masyarakat yang desil 1 atau 2 bisa kita support sayurnya dari situ. Nanti nasinya dari program ATM Beras. Sehingga, ketahanan pangan bisa kita penuhi,” jelasnya.
Usai apel, Vinanda juga menyerahkan santunan Tabungan Hari Tua (THT) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) TASPEN kepada ahli waris almarhum Imanullah Fibrianto. Santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada ASN yang mengalami kecelakaan kerja.
Selain santunan, anak almarhum yang masih bersekolah juga mendapatkan beasiswa. Vinanda berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga sekaligus mendukung pendidikan anak almarhum. “Harapannya, ini bisa digunakan pihak keluarga untuk meringankan beban. Tadi ada beasiswa juga untuk anaknya karena masih ada yang sekolah. Sehingga, nanti anaknya bisa meraih pendidikan setinggi mungkin,” tandasnya.[van.nov.ca]

