Plt Bupati Baharudin saat menyerahkan bansos dari Kemensos RI berupa sepeda pada anak penerima manfaat di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Rabu (3/6).
Tulungagung, Bhirawa.
Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) pada pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS). Penyerahan bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI itu dilakukan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Rabu (3/6).
”Alhamdulillah di tahun 2026 ini kami di support oleh Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini di Temanggung yang memberikan bantuan Atensi,” ujar Plt Bupati Baharudin usai penyerahan bantuan.
Ia menyebut ada sebanyak 125 penerima manfaat yang menerima bantuan Atensi. Mereka terbagi dalam lima klaster dengan total bantuan sebesar Rp 284.775.000.
Kelima klaster tersebut, menurut Plt Bupati baharudin, yakni anak sebanyak 30 penerima manfaat, disabilitas (35 penerima manfaat), lanjut usia (30 penerima manfaat), ODHIV (6 penerima manfaat) dan keluarga rentan (25 penerima manfaat).
”Kami atas nama Pemkab Tulungagung menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Kartini di Temanggung baik yang di program ini maupun di program lainnya,” paparnya.
Selanjutnya Plt Bupati Baharudin menyatakan bantuan Atensi dari Kemensos bukan dalam bentuk uang. Tetapi berupa barang. Di antaranya kursi roda, sepeda, tas sekolah, dan peralatan kamar, selain juga nutrisi (sembako).
”Ini yang dapat bantuan ada perwakilan dari semua kecamatan di Tulungagung,” imbunya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika Septiwulan, menyatakan pemberian bansos dari Kemensos tersebut berdasarkan desil.
’Yang menerima desil satu dan desil dua,” katanya.
Secara rinci ia menyebut ada sekitar 30 sepeda yang diberikan pada klaster anak. Namun, mereka tidak bisa hadir semua menerima secara langsung karena sedang menjalani ujian di sekolahnya masing-masing..
”Jadi yang menerima orang tuanya. Diwakilkan orang tuanya,” terangnya.
Sedang untuk klastes lansia, disabilitas, ODHIV dan keluarga rentan, menurut Reni, mendapat bantuan di antaranya berupa sembako dan kipas angin. Selain juga kasur dan bantal. [wed.hel].


