27 C
Sidoarjo
Monday, May 25, 2026
spot_img

Tren Pembelian Sapi Meningkat, Presiden Prabowo Sumbang Sapi 1 Ton ke RPH Kota Malang

Kota Malang, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) memastikan seluruh hewan kurban yang beredar di wilayah Kota Malang dalam kondisi sehat dan layak konsumsi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pengawasan ketat terus dilakukan secara intensif di sejumlah lapak penjualan ternak musiman maupun di Rumah Potong Hewan (RPH).

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet menjelaskan, dari hasil pemeriksaan klinis sementara di lapangan, mayoritas hewan kurban berupa sapi maupun kambing dalam kondisi prima. Petugas tidak menemukan adanya cacat fisik yang menggugurkan syarat sah kurban, begitu pula dengan indikasi penyakit menular berbahaya.

””Secara umum hampir semua hewan dalam kondisi sehat. Tidak ditemukan tanda-tanda cacat yang membuat hewan tidak layak untuk dijadikan kurban,” ujar Slamet saat ditemui di Kota Malang, Senin (25/5) kemarin.

Menariknya, Slamet membeberkan adanya pergeseran tren pembelian hewan kurban pada tahun ini. Jika berkaca pada tahun-tahun sebelumnya komoditas kambing selalu mendominasi, menjelang Iduladha kali ini permintaan pasar terhadap sapi justru melonjak cukup signifikan.

Menurut Slamet, fenomena ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat yang lebih memilih sistem kurban secara kelompok atau patungan.

”Trennya sekarang bergeser lebih banyak ke sapi. Kemungkinan besar karena masyarakat memilih berkurban secara patungan, sehingga secara kalkulasi ekonomi dan distribusi daging dinilai lebih efisien jika memilih sapi,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Pemkab Tulungagung Siapkan Rp60 Miliar untuk Gaji Ke-13 ASN dan Anggota Dewan

Tidak berhenti pada pengawasan pra-penjualan, Pemkot Malang juga menginstruksikan tim dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan saat proses penyembelihan (post-mortem) di RPH. Langkah antisipatif ini krusial untuk mendeteksi penyakit dalam yang tidak kasatmata saat hewan masih hidup.

”Beberapa jenis penyakit, seperti cacing hati (fascioliasis) atau gangguan organ dalam lainnya, memang baru bisa diidentifikasi setelah hewan disembelih. Nanti petugas yang menentukan apakah organ dalam tersebut masih layak konsumsi atau harus segera dimusnahkan,” tegasnya.

Di sisi lain, menyambut momentum Iduladha tahun ini, Pemkot Malang juga dipastikan menerima bantuan kemasyarakatan berupa satu ekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia. Sapi berjenis simental dengan bobot mendekati satu ton itu rencananya akan disembelih di RPH Kota Malang pada Kamis (28/5) mendatang, untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat yang berhak.

Melalui rangkaian pengawasan dari hulu ke hilir ini, Pemkot Malang berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, tenang, dan tetap menjaga higienitas serta kesesuaian syariat Islam. [mut.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!