29.4 C
Sidoarjo
Wednesday, May 6, 2026
spot_img

JSC Dinsos Jatim Gerak Cepat Tangani Dua Kasus

Pemprov Jatim, Bhirawa
Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur bergerak cepat menangani dua kasus darurat sosial di Surabaya, Selasa (5/5/2026), yakni balita dengan kondisi medis darurat dan lansia terlantar di lokasi berbeda.
Pada hari yang sama, JSC lebih dulu menangani kasus balita bernama Aryan di kawasan Jalan Pakis Gunung II, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan. Informasi awal diterima dari Puskesmas Putat Jaya yang merujuk pasien ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
JSC tidak hanya fokus pada kondisi kesehatan balita, tetapi juga menyoroti kerentanan keluarga. Petugas JSC Nursoleh mengungkapkan, kasus ini menunjukkan persoalan ganda yang membutuhkan penanganan lintas sektor. “Orang tua yang masih di bawah umur, status pernikahan siri, serta belum lengkapnya administrasi kependudukan menjadi faktor yang perlu mendapatkan pendampingan,” ujarnya.
Aryan diketahui merupakan putra dari Putry Olivia Gessaro (16), warga Dukuh Kupang Barat, Putat Jaya, dan Muhamad So’im (16), asal Bangkalan yang bekerja serabutan. Keduanya masih berusia di bawah umur dan menghadapi kendala administrasi kependudukan karena identitas yang belum terintegrasi.
Hasil pemeriksaan medis di RSUD Dr. Soetomo menunjukkan Aryan harus menjalani rawat inap (MRS). Meski demikian, pembiayaan pengobatan dipastikan tetap berjalan karena balita tersebut telah terdaftar sebagai peserta BPJS dengan status aktif. JSC memastikan akan terus berkoordinasi agar pendampingan sosial dan pemenuhan hak administrasi anak tetap terpenuhi.
Di hari yang sama, JSC juga merespons laporan lansia terlantar yang ditemukan di Jalan Tambak Osowilangun, Surabaya. Lansia tersebut diketahui bernama Srianah (68), warga asal Desa Datinawong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, yang ditemukan dalam kondisi sakit oleh Tim Gerak Cepat (TGC) wilayah barat.
Mendapat laporan tersebut, JSC langsung melakukan penjangkauan, evakuasi, serta asesmen awal di lokasi. Srianah kemudian dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo untuk pemeriksaan lanjutan. “Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan kondisi kedaruratan, sehingga kami lanjutkan dengan penanganan sosial agar tetap mendapatkan perlindungan,” kata Nursoleh.
Setelah dinyatakan tidak dalam kondisi gawat darurat, Srianah sementara ditempatkan di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Surabaya untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan sosial. Penanganan dua kasus ini menegaskan peran strategis JSC sebagai garda terdepan dalam merespons cepat laporan masyarakat, sekaligus menjembatani layanan medis dan sosial, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak dan lansia.[rac.ca]

Berita Terkait :  FPDIP Ingatkan Gubernur Khofifah agar ASN Patuhi SE MenPAN RB tentang WFA

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!