29.4 C
Sidoarjo
Wednesday, May 6, 2026
spot_img

OJK Perkuat Literasi Keuangan Perempuan di Era Digital

Kota ​Malang, Bhirawa
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang terus meningkatkan indeks literasi keuangan di wilayahnya. Kali ini, kaum perempuan menjadi bidikan utama dalam upaya perlindungan konsumen dan penguatan ekonomi keluarga. Hal ini selaras dengan Roadmap Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026-2030.
​Melalui kolaborasi dengan Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Cabang Malang dan Universitas Brawijaya (UB), OJK menggelar Talk Show bertajuk “Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman” di Gedung FEB UB, Rabu (6/5) kemarin. Acara ini sekaligus menjadi momentum kick-off Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026.
​Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, mengutarakan bahwa perempuan dan ibu rumah tangga merupakan pilar penting yang harus dibekali pemahaman keuangan yang mumpuni. Pasalnya, data menunjukkan sebanyak 79,3 persen perempuan menjalankan peran ganda dalam rumah tangga maupun ekonomi.
​”Literasi keuangan bukan sekadar angka, tapi proteksi. Ini adalah kunci agar kaum perempuan tidak terjebak risiko pinjaman online (pinjol) ilegal dan berbagai modus penipuan yang kian marak,” tegas Farid dalam sambutannya.
​Kegiatan yang digelar secara hybrid ini diikuti oleh sedikitnya 500 peserta dari berbagai komunitas perempuan dan mahasiswa. Farid menambahkan, pemahaman yang baik akan memudahkan masyarakat dalam membedakan produk jasa keuangan yang legal dan ilegal.
​Gayung bersambut, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya, Abdul Ghofar, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif OJK. Menurutnya, pemberdayaan perempuan melalui teknologi adalah keharusan di masa sekarang. “Harapannya, ibu-ibu tidak hanya cakap secara finansial, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung kesejahteraan keluarga di era digital ini,” ujar Abdul Ghofar.
​Dalam sesi diskusi, Senior Advisor Fraud Banking Investigation BCA, Wani Sabu, memaparkan secara gamblang mengenai ancaman cyber fraud. Ia mengingatkan peserta agar selalu waspada terhadap modus penipuan digital yang menyasar data pribadi perbankan. Selain Wani, hadir pula pelaku UMKM Febby AntiQue yang berbagi inspirasi mengenai pengelolaan keuangan usaha yang sehat.
​Perlu diketahui, rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) ini akan terus bergulir hingga Agustus mendatang. OJK telah menyiapkan sejumlah agenda unggulan, mulai dari Financial Literacy Series, kampanye masif, hingga puncaknya akan ditutup dengan penganugerahan Financial Literacy Award.
​OJK berharap melalui rangkaian kegiatan ini, masyarakat Malang Raya, khususnya kaum perempuan, semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan tidak mudah tergiur oleh tawaran investasi bodong yang merugikan.[mut.ca]

Berita Terkait :  PAPBD Jawa Timur 2025 Diskominfo Jatim dapat Tambahan Rp11 Miliar

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!