25 C
Sidoarjo
Wednesday, April 22, 2026
spot_img

Jelajahi Geopark, Siswa SMPN 1 Purwosari Belajar Geologi dan Potensi Alam


Bojonegoro, Bhirawa
Puluhan siswa SMPN 1 Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, mengikuti kegiatan penjelajahan edukatif ke sejumlah situs unggulan Geopark Bojonegoro, Kemarin (21/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembelajaran berbasis lapangan untuk memperkenalkan kekayaan geologi dan potensi alam daerah kepada generasi muda.

Kunjungan diawali di Pusat Informasi Geologi (PIG),tempat para siswa memperoleh pemahaman mengenai sejarah pembentukan bumi serta karakter geologi wilayah Bojonegoro.

Dari lokasi tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan ke Agrowisata Belimbing Kalitidu guna mengenal potensi ekonomi lokal berbasis pertanian. Selanjutnya, para siswa mengunjungi kawasan pengeboran minyak tradisional di Wonocolo yang dikenal sebagai “Little Texas”, sebelum menutup rangkaian kegiatan di Kayangan Api, salah satu fenomena api abadi yang menjadi ikon geowisata daerah.

Camat Purwosari, Ike Widyaningrum, yang turut mendampingi kegiatan tersebut, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan kawasan geopark. Ia juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat akan dilakukan evaluasi oleh UNESCO sebagai bagian dari proses menuju pengakuan internasional.

“Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki di kalangan siswa terhadap warisan alam Bojonegoro. Pemerintah daerah sendiri tengah melakukan berbagai pembenahan guna menyambut tim asesor UNESCO, dengan harapan Geopark Bojonegoro dapat memperoleh pengakuan lebih luas di tingkat global.

Selama kunjungan, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi pemaparan. Mereka diperkenalkan pada beragam kekayaan geoheritage, mulai dari fosil purba hingga struktur batuan unik yang terbentuk selama jutaan tahun.

Berita Terkait :  Soal Putusan MK, Pakar Nilai Dapat Perkuat Kesetaraan dan Perlu Mitigasi

Salah satu siswa, Muhammad Zaki Firnanda, menyatakan bahwa pengalaman belajar langsung di lapangan memberikan pemahaman yang lebih mendalam dibandingkan pembelajaran di kelas. “Dengan melihat langsung, kami jadi lebih memahami kekayaan alam Bojonegoro,” katanya.

Ia berharap kawasan geopark tersebut terus dikembangkan sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. [bas.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!