Jakarta, Bhirawa
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional saat membuka Bazar Semarak Ramadhan 1447 H.
Bazar tersebut digelar di lingkungan Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dan diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian ESDM sebagai wadah promosi sekaligus penjualan bagi pelaku UMKM.
“Saya mengapresiasi dan menyambut baik program dari DWP Kementerian ESDM ini untuk berbagi kasih secara ekonomi. UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional,” ujar Bahlil berdasarkan keterangannya, Jakarta, Selasa.
Dalam bazar yang dibuka pada Senin (9/3) pagi tersebut, berbagai produk UMKM ditampilkan mulai dari makanan dan minuman khas Ramadan, kue kering Lebaran, busana Muslim, kerajinan tangan hingga kebutuhan rumah tangga.
Menurut Bahlil, peran strategis UMKM tercermin dari kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan penyerapan tenaga kerja.
“Kontribusi UMKM terhadap Gross Domestic Product (GDP) itu 60 persen. Lapangan pekerjaan kita dari 132 juta, 120 jutanya itu UMKM. Dari total jumlah pengusaha, 97 sampai 98 persen itu UMKM, jumlahnya 64 sampai 65 juta,” ucapnya.
Ia menambahkan sektor UMKM juga terbukti mampu bertahan ketika Indonesia menghadapi krisis ekonomi pada 1998–1999. Dengan demikian, ia menekankan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.
“Waktu Indonesia krisis ekonomi tahun 1998–1999, inflasi kita mencapai 83 persen, defisit ekonomi kita 13 persen, cadangan devisa tinggal 17 miliar dolar AS dan yang menjadi tulang punggung mempertahankan ekonomi nasional kita ya UMKM,” ungkapnya.
Sementara itu, Penasehat DWP Kementerian ESDM Sri Suparni Bahlil mengatakan bazar tersebut terselenggara melalui kolaborasi berbagai pihak di lingkungan Kementerian ESDM bersama sejumlah instansi terkait.
Kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada lebih banyak konsumen.
Bazar itu mengusung tema “UMKM Tangguh Energi Tumbuh”, mencerminkan upaya memperkuat ketahanan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Ketua Panitia Bazar Vinay Erani Yustika mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan dan pemberdayaan UMKM.
Selain membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mempromosikan produk dan memperluas pasar, bazar tersebut juga memudahkan pegawai serta masyarakat sekitar memperoleh berbagai produk dalam momentum Ramadan menjelang Idul Fitri.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi UMKM untuk terus berkembang sekaligus menghadirkan optimisme bagi pelaku usaha maupun pengunjung bazar. [ant.kt]


