Istanbul, Bhirawa
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Senin (2/3), menyatakan bahwa 11 kapal Iran yang beroperasi di Teluk Oman telah dihancurkan.
“Dua hari lalu, rezim Iran memiliki 11 kapal di Teluk Oman. Hari ini, mereka memiliki nol,” tulis CENTCOM melalui platform media sosial X.
CENTCOM menyatakan Iran telah mengganggu dan menyerang pelayaran internasional di Teluk Oman selama beberapa dekade. Komando itu juga berjanji akan terus mempertahankan kebebasan navigasi maritim.
“Masa-masa itu telah berakhir,” tambahnya.
Sementara itu, Iran tidak mengonfirmasi kerugian tersebut.
Pengumuman CENTCOM itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump pada Minggu mengatakan bahwa sembilan kapal angkatan laut Iran telah ditenggelamkan, termasuk beberapa yang ia gambarkan sebagai “relatif besar dan penting”.
Trump kemudian memperbarui jumlah kapal yang ia maksud menjadi 10 pada Senin. Selain itu, Trump juga mengatakan bahwa markas angkatan laut Iran telah “sebagian besar dihancurkan.”
Kampanye angkatan laut ini merupakan bagian dari operasi militer gabungan AS-Israel yang dimulai pada Sabtu (28/2).
Operasi militer itu telah menewaskan sejumlah pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Iran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan negara-negara Teluk yang menjadi menampung aset militer AS. [ant.kt]


