Pemprov, Bhirawa
Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Timur terus memperkuat kualitas layanan penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Sepanjang periode 1 Januari hingga 30 November 2025, BP3MI Jawa Timur telah melayani puluhan ribu PMI yang akan bekerja ke berbagai negara tujuan.
Kepala BP3MI Jawa Timur, Gimbar Ombai Helawarnana menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari penguatan sistem layanan, kolaborasi lintas sektor, serta optimalisasi titik-titik pelayanan di wilayah Jawa Timur.
“BP3MI Jawa Timur berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan akuntabel. Evaluasi penempatan PMI ini penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur serta menjamin perlindungan maksimal bagi para pekerja migran,” ujar Gimbar, di Surabaya, Jumat (19/12).
Berdasarkan data layanan, BP3MI Jawa Timur mencatat puluhan ribu PMI dalam proses penempatan, baik yang diproses di dalam Jawa Timur maupun di luar wilayah provinsi. Negara tujuan penempatan PMI asal Jawa Timur didominasi kawasan Asia dan Pasifik, seperti Taiwan, Hongkong, Malaysia, Jepang, hingga Singapura
Selain itu, daerah asal PMI terbanyak berasal dari sejumlah kabupaten di Jawa Timur, di antaranya Kabupaten Blitar, Trenggalek, Magetan, Ngawi, dan Banyuwangi. Kondisi ini menunjukkan peran strategis Jawa Timur sebagai salah satu kantong utama pengirim PMI nasional, sekaligus menuntut peningkatan kualitas layanan dan pengawasan secara berkelanjutan
Gimbar menambahkan, BP3MI Jawa Timur juga terus mengembangkan strategi pelayanan, mulai dari penambahan titik layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP), peningkatan hari layanan one stop placement (OSP), hingga pengesahan dokumen di seluruh titik layanan.
“Dengan strategi ini, kami berharap akses layanan bagi calon PMI semakin mudah, waktu proses semakin singkat, dan perlindungan terhadap PMI semakin kuat sejak sebelum berangkat hingga kembali ke tanah air,” ungkapnya.
Jumlah pekerja migran Indonesia yang dilayani kantor layanan Jawa Timur periode 1 Januari – 30 November 2025 sebanyak 28.488 orang terdiri 23.760 orang berasal dari Jawa Timur dan 4728 luar Jawa Timur
Sementara data jumlah PMI berproses di BP3MI Jawa Timur periode 1 Januari hingga 30 November 2025 ada di 10 negara sebanyak 10.848 PMI ditempatkan di Hongkong 10.802 di Taiwan, 3.022 di Jepang , 1.236 di Malaysia, 776 di Singapura, 648 di Brunei Darussalam 150 di Turki, 135 di Meksiko, 118 Papua Nugini, dan 98 PMI di Qatar.
Para PMI ini berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur yakni sebanyak 3.077 PMI dari Ponorogo, 2.858 dari Tulungagung 2726 dari kabupaten Blitar, 2.699 dari kabupaten Malang, 1998 dari Banyuwangi, 1466 dari Kabupaten Madiun 1213 dari Kabupaten Kediri 1213 dari Trenggalek 1067 dari Magetan dan 791 dari Ngawi. [rac.gat]

