Pasuruan, Bhirawa – Tim sepak bola asal Kabupaten Pasuruan, Pasuruan United, menyatakan kesiapannya untuk mengarungi kompetisi Liga 3 Nusantara Musim 2026/2027. Kesiapan tersebut ditandai dengan peluncuran jersei, official, serta skuad resmi di halaman Pasuruan Creative Center (PCC), di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (14/10) malam.
Acara peluncuran tersebut sekaligus menjadi momentum perkenalan jajaran manajemen anyar. Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, secara resmi diperkenalkan sebagai Chief Executive Officer (CEO) Pasuruan United yang baru.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Gus Shobih tersebut menyampaikan kehadiran dua klub asal Pasuruan di Liga 3 musim ini, yakni Pasuruan United dan Persekabpas, merupakan sinyal positif bagi perkembangan olahraga di daerah.
“Ini jadi bukti kebangkitan sepak bola di daerah. Kita dukung terus Pasuruan United dan Persekabpas agar terus berjaya,” ujar Gus Shobih di hadapan jajaran manajamen dan pendukung yang hadir.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para suporter atas dukungan konsisten yang diberikan kepada klub berjuluk Laskar Santri Mbeling tersebut. “Matur nuwun saya sampaikan kepada adik-adik semua, kami mohon doa dan restu agar klub ini bisa jaya di Liga 3 musim ini,” papar Gus Shobih.
Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pemain dan official yang baru saja diperkenalkan kepada publik.
Menurut Mas Rusdi sapaan akrabnya menyatakan, peluncuran ini menandai kesiapan teknis maupun mental tim sebelum terjun ke dalam ketatnya persaingan kompetisi. “Dengan dilaunchingnya, ini menandakan tim sudah siap mengarungi kompetisi Liga 3 musim ini. Mudah-mudahan semuanya dimudahkan. Yang jelas, Pemkab Pasuruan akan men-support terus sepak bola naik kelas,” jelas Mas Rusdi tersebut.
Selain Gus Shobih di posisi CEO, struktur manajemen Pasuruan United kini diisi oleh Dina Oktaviana sebagai Presiden Klub dan Dimas Ashabal sebagai Direktur.
Adapun posisi Manajer Tim dipercayakan kepada Abednego Wahyu Adi Permana, didampingi Pangestu Agung Ferodiant sebagai Asisten Manajer.
Di sektor kepelatihan, Pasuruan United menunjuk juru taktik berpengalaman asal Pasuruan, Subangkit, yang didampingi jajaran asisten pelatih seperti Siswanto, Jonathan, dan Arik Bachtiar.
Untuk komposisi pemain, Pasuruan United mengombinasikan pemain berpengalaman di kancah nasional dengan talenta muda lokal. Sejumlah nama familiar seperti Sandi Sute, Hamsa Lestaluhu, Sugiyanto Rahman, Ade Kristianto, Farid Fauzi, Adam Malik, hingga Patrick Womsiwor dipastikan bakal memperkuat tim.
Manajer Pasuruan United, Abednego Wahyu, menjelaskan komposisi tim dirancang seimbang agar mampu bersaing sekaligus membina potensi daerah. “Hampir separuh dari jumlah pemain merupakan warga asli Pasuruan, dan sisanya ada yang dari Papua, Bangka Belitung, dan daerah lainnya. Sesuai dengan nama tim, kami menyatukan pemain dari berbagai daerah, yang penting tetap satu Indonesia,” kata Abednego. [hil.wwn]



