Surabaya, Bhirawa
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali pertegas komitmennya dalam menjaring talenta terbaik bangsa melalui Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Nurul Widiastuti SSi MSi PhD memaparkan bahwa pada seleksi program sarjana dan vokasi lewat SNPMB tahun ini, ITS membuka tiga jalur utama. Jalur tersebut meliputi Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan seleksi mandiri yang terbagi dalam dua jalur.
Secara umum, jadwal SNBT dan SNBP mengikuti jadwal yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI.
Sementara pada seleksi mandiri, ITS menawarkan Seleksi Mandiri ITS dengan Prestasi (SMITS FLAT) dan Seleksi Mandiri ITS dengan Tes (SMITS ACE). Pendaftaran SMITS FLAT dijadwalkan berlangsung pada 21 April hingga 6 Mei 2026, sedangkan SMITS ACE akan dibuka pada 12 Mei hingga 3 Juni 2026.
SMITS FLAT hadir sebagai apresiasi atas seluruh capaian yang telah diperoleh calon mahasiswa baru. Kesempatan yang seluas-luasnya diberikan untuk menilai prestasi akademik maupun non-akademik, beserta penilaian nilai rapor.
Sementara SMITS ACE menitikberatkan pada seleksi melalui tes tulis berbasis komputer yang akan diselenggarakan secara luring di ITS.
Lebih lanjut, Guru Besar Departemen Kimia ITS ini juga merinci besaran daya tampung untuk program regular 2026. Terdapat 1.639 kursi untuk jalur SNBP, 2.503 kursi untuk jalur SNBT, dan 3.018 kursi untuk jalur seleksi mandiri. “Sebanyak 7.160 kursi total untuk program S1 dan D4,” ungkapnya.
Di samping itu, untuk memperluas eksposur internasional, ITS juga membuka jalur International Undergraduate Program (IUP) dengan daya tampung sebesar 380 kursi. Seleksi ini terbagi dalam tiga gelombang, di mana gelombang pertama telah dibuka pada 12 Januari sampai 25 Februari 2026 lalu.
Sementara itu, gelombang kedua akan dibuka pada 1 April hingga 6 Mei 2026 mendatang, disusul gelombang ketiga pada 3 Juni hingga 30 Juni 2026.
Adapun, untuk mendukung akses pendidikan tinggi yang inklusif, ITS juga menawarkan berbagai beasiswa bagi calon mahasiswa. Pada jenjang sarjana, tersedia Beasiswa Garuda yang memfasilitasi program joint degree dan double degree dengan berbagai kampus ternama di luar negeri. ITS menghadirkan sedikitnya 10 skema joint degree dan double degree pada program IUP yang dibiayai penuh melalui Beasiswa Garuda.
Sementara pada jenjang pascasarjana, ITS menawarkan berbagai skema pembiayaan melalui beasiswa. Mulai dari Beasiswa Patriot, LPDP, Global Excellent Scholarship (GES), Beasiswa Unggulan ITS, Beasiswa Fast-D ITS, Beasiswa PDDI, Beasiswa Pradoktoral, hingga Beasiswa Angka Nitisastro. [ina.wwn]


