27 C
Sidoarjo
Thursday, March 12, 2026
spot_img

Dinsos Jatim Fasilitasi Pemulangan Dulatif dan David, OT Eks ODGJ yang Selesai Jalani Rehabilitasi Sosial

Pemprov Jatim, Bhirawa
Kepedulian terhadap warga telantar kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Sosial (Dinsos) Jatim. Dua orang telantar (OT) eks ODGJ dipulangkan setelah menjalani perawatan dan rehabilitasi sosial setelah menjalani pendampingan yang dilakukan oleh Dinsos Jatim, Rabu (4/3/2026).

Kepala Dinsos Jatim, Dra Restu Novi Widiani MM menegaskan, pemulangan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Pemprov Jatim dalam memastikan warga telantar mendapatkan pelayanan yang layak hingga kembali ke keluarga. “Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara bertahap, mulai dari asesmen, perawatan kesehatan, rehabilitasi sosial, hingga kesiapan keluarga. Terpenting, klien kembali dalam kondisi lebih stabil dan siap menjalani kehidupan sosialnya,” ujarnya.

Dua warga tersebut adalah Dulatif asal Kabupaten Pemalang Jawa Tengah dan David Riyadi asal Kota Surabaya. Keduanya sebelumnya menjalani penanganan di fasilitas rehabilitasi sosial sebelum akhirnya dinyatakan layak untuk dipulangkan.

Dulatif diketahui merupakan kiriman dari Dinsos Kota Surabaya pada 7 Januari 2026. Saat pertama kali ditemukan, ia cenderung diam dan sulit berkomunikasi. Berdasarkan keterangan petugas, Dulatif sempat diajak temannya bekerja ke Surabaya, namun tidak dapat mengingat secara jelas kronologinya.

Ia kemudian menjalani perawatan kesehatan mental di RSJ Menur Surabaya dan rehabilitasi sosial lanjutan di Balai PMKS Sidoarjo Dinsos Jatim. Setelah kondisinya membaik, pihak keluarga di Kabupaten Pemalang menyatakan kesediaan untuk menerima kembali.

Berita Terkait :  BPBD Jatim Kerahkan Alat Berat Normalisasi Sungai Dampak Banjir di Probolinggo

Lalu David Riyadi yang tercatat sebagai warga Kota Surabaya yang sebelumnya menjalani rehabilitasi sosial di Panti Sosial UPTD Among Jiwo Kota Semarang. Kondisi komunikasinya masih terbatas dan memerlukan pendampingan lanjutan. David selanjutnya akan dikembalikan ke Surabaya dengan pengawasan Dinsos Jatim dan Dinsos Kota Surabaya guna memastikan proses reintegrasi sosial berjalan optimal.

Lebih lanjut Novi menambahkan, pemulangan bukanlah akhir dari proses pelayanan sosial. “Kami tetap melakukan pemantauan agar proses adaptasi berjalan baik. Harapannya, keluarga dapat menjadi sistem dukungan utama sehingga kondisi klien terus membaik,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Sub Substansi Penanganan Korban Bencana Sosial Dinsos Jatim, Liawati Suntiana, menjelaskan bahwa sebelum dipulangkan, kedua klien telah melalui asesmen menyeluruh.”Kami memastikan kondisi fisik dan mental klien dalam keadaan stabil serta keluarga benar-benar siap menerima. Pendekatan yang kami lakukan berfokus pada kepentingan terbaik bagi klien,” pungkasnya.[rac.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!