Kab. Probolinggo, Bhirawa – Seorang penyelam, Ismail (58), warga Kelurahan Mayangan, Kota Probolinggo, hilang saat melakukan penyelaman di bangkai KM Bahagia di perairan Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (1/10/2026). Hingga Kamis malam, korban masih dalam pencarian tim gabungan.
Ismail diketahui menyelam dalam upaya membantu proses pengangkatan bangkai kapal nelayan yang karam di perairan tersebut. Korban bersama adiknya berangkat menuju lokasi sekitar pukul 07.00 WIB.
Setibanya di lokasi, korban melakukan penyelaman hingga kedalaman sekitar 40 meter dengan menggunakan alat bantu pernapasan berupa kompresor.
Saat berada di bawah permukaan, Ismail menggunakan selang sebagai sarana komunikasi dengan Muhari yang berada di atas kapal. Keduanya sebelumnya telah menyepakati kode komunikasi melalui selang tersebut.
Namun, setelah sekitar 30 menit tidak terlihat adanya pergerakan pada selang, Muhari kemudian mencoba menariknya secara perlahan. Korban tidak kunjung muncul ke permukaan.
Upaya pencarian awal dilakukan oleh keluarga korban bersama sejumlah nelayan sekitar hingga pukul 13.00 WIB. Namun, pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Laporan selanjutnya diteruskan melalui Pos TNI AL Paiton kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan tujuh personel Tim Rescue menuju lokasi kejadian.
“Tim sudah kami berangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan pencarian dan berkoordinasi dengan unsur SAR yang ada di lapangan,” kata I Made Oka.
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi diberangkatkan sekitar pukul 16.05 WIB dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WIB. Proses pencarian akan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lokasi kejadian. Sementara itu, Satpolairud Polres Probolinggo juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait dalam upaya pencarian korban.
Pencarian melibatkan personel Satpolairud Polres Probolinggo, BPBD Kabupaten Probolinggo, Pos TNI AL Paiton, Pos TNI AL Mayangan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, keluarga korban serta sejumlah nelayan.
Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP I Wayan Mulyana mengatakan, seluruh unsur terkait masih melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir korban melakukan penyelaman.
“Pencarian terus kami lakukan dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Kami juga terus berkoordinasi agar upaya pencarian terhadap korban dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Lokasi penyelaman korban berada sekitar dua mil laut dari perairan Kalibuntu. Hingga Kamis malam, Ismail masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan.
AKP I Wayan Mulyana mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian agar tetap mengutamakan keselamatan selama operasi berlangsung.
“Kami mengimbau seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian agar tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian berlangsung,” pungkasnya. [fir.kt]



