Pasuruan, Bhirawa – Pemkot Pasuruan secara resmi melepas 28 peserta Kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) Kota Pasuruan untuk berlaga di tingkat Provinsi Jawa Timur. Acara pelepasan berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Pasuruan, Jumat (25/9).
Pelepasan kontingen dipimpin langsung oleh Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pejabat Pemkot Pasuruan, perwakilan Kementerian Agama (Kemenag), pengurus Kelompok Kerja Diniyah Takmiliyah (KDT), jajaran official, serta para orang tua peserta yang hadir memberikan dukungan moral.
Mas Adi sapaan akrabnya mengapresiasi kepada Kemenag, pengurus KDT, para ustaz-ustazah, hingga orang tua yang setia mendampingi para santri. Ia meminta para peserta untuk menikmati seluruh jalannya perlombaan tanpa merasa tertekan. “Tentu jangan terbebani. Justru dibuat bergembira, senang. Karena kalau terbebani, energinya tidak tersalurkan dengan baik,” ujar ujar Mas Adi di hadapan para peserta.
Mas Adi menekankan ajang Porsadin tidak sekadar memburu gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah penting untuk membangun persaudaraan dan memperluas wawasan antar-santri se-Jawa Timur.
“Yang utama adalah jadikan momentum ini untuk silaturahmi antar-delegasi dari berbagai daerah di Jawa Timur, sehingga menambah pengetahuan dan menambah persaudaraan,” imbuh Mas Adi.
Ia juga menyuntikkan semangat agar para delegasi tampil percaya diri dan mengedepankan keikhlasan selama berkompetisi. “Yang penting anak-anakku semangat, yakin, percaya diri, dan pokoknya ikhlas,” tutur Mas Adi.
Rangkaian acara pelepasan ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan kelancaran bagi seluruh rombongan. Yakni, mulai dari peserta, official, hingga pendamping selama melakoni kejuaraan di tingkat Jawa Timur hingga kembali ke Kota Pasuruan. [hil.wwn]


