Bekasi, Bhirawa
Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan bahwa berdasarkan pemantauan lewat udara, arus lalu lintas keluar Jakarta pada hari kedua Operasi Ketupat 2026 terpantau berjalan lancar.
“Secara umum, saya pantau dari udara, arus lalu lintas yang keluar Jakarta berjalan sangat lancar dan meskipun sudah ada peningkatan, tetapi dalam kategori masih sangat lancar,” katanya saat ditemui di Command Center KM 29, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu.
Selain lalu lintas, Dedi mengungkapkan bahwa situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) juga kondusif.
“Secara umum situasi Kamtibmas juga dalam kondisi yang sangat kondusif. Arus lalu lintas meskipun sudah ada peningkatan juga masih dalam kategori semuanya bisa dikendalikan dengan sangat baik,” ucapnya.
Usai memantau lalu lintas lewat udara, Wakapolri meninjau kesiapan infrastruktur teknologi di Command Center KM 29. Dengan teknologi yang ada di pusat kendali tersebut, dapat diketahui kondisi terkini kondisi jalan tol.
Ia mengatakan dari pantauan pada beberapa ruas tol sampai dengan Cikampek, sampai dengan Cirebon, sampai dengan perbatasan Jawa Tengah di Tol Kalikangkung, serta sampai masuk ke exit Jawa Timur, Ngawi, kondisi lalu lintas terpantau sangat lancar.
“Kita lihat juga tol yang mengarah ke Merak juga dalam kondisi yang sangat lancar. Di Merak sudah di exit Cilegon, sudah dilakukan upaya-upaya pengalihan khususnya kendaraan sumbu tiga, dikeluarkan ke luar jalan tol, yaitu ke jalur arteri,” ucapnya.
Operasi Ketupat 2026 berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret sampai 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.
Polri telah menyiapkan 2.746 pos yang terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.
Pengamanan juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara. [ant.kt]


