25 C
Sidoarjo
Sunday, March 15, 2026
spot_img

Kapolri Minta Personel Tingkatkan Kesiapsiagaan Jelang Puncak Mudik

Surabaya, Bhirawa

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh personel meningkatkan kesiapsiagaan di titik-titik keramaian menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan terjadi pada H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Patroli di sekitar wilayah terminal, stasiun, termasuk rumah-rumah yang ditinggalkan dan potensi kerawanan kejahatan harus terus diantisipasi,” kata Sigit setelah melakukan pengecekan pelayanan mudik kereta api di Stasiun Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu.

Menurut dia, peningkatan kesiapsiagaan tersebut diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di berbagai titik keramaian hingga kawasan permukiman yang ditinggalkan pemudik.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga memastikan kesiapsiagaan dan pelayanan di Stasiun Gubeng Surabaya telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Kapolri sempat berinteraksi langsung dengan petugas maupun penumpang guna mengetahui kondisi pelayanan di lapangan.

“Dari laporan posko terdapat kenaikan penumpang kurang lebih 11 persen dibandingkan hari-hari normal,” ujarnya.

Selain itu, Kapolri memastikan kebijakan diskon tiket yang diberikan pemerintah telah diterapkan bagi penumpang kereta api kelas ekonomi.

Menurut dia, Stasiun Gubeng saat ini beroperasi hampir selama 24 jam untuk melayani mobilitas masyarakat dari berbagai daerah, baik perjalanan lokal maupun jarak jauh di Pulau Jawa.

“Beberapa penumpang yang kami temui ada yang datang dari luar kota, bahkan dari NTT dan Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk perjalanan ke berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat hingga DKI Jakarta,” katanya.

Berita Terkait :  Momen Sumpah Pemuda, Filep Usulkan Pemerintah Beri Ruang Pemuda Kreatif

Selain meninjau aktivitas di stasiun, Kapolri juga memeriksa kesiapan posko terpadu yang dilengkapi layanan kesehatan serta sistem pelayanan tiket secara daring guna mempermudah masyarakat yang akan melakukan perjalanan.

Lebih lanjut, ia menambahkan terkait proyeksi jumlah pemudik secara nasional, hasil survei Kementerian Perhubungan menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun seluruh pihak tetap diminta mempersiapkan berbagai skenario antisipasi.

“Dari hasil survei Kementerian Perhubungan memang ada penurunan dari sekitar 145 juta menjadi 143 juta pemudik, namun kita tidak boleh underestimate sehingga semua kesiapan tetap harus disiapkan,” ujar Sigit. [ant.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
spot_img

Berita Terbaru

error: Content is protected !!