25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Kadindik Jatim Dorong ASN Pendidikan Melek Teknologi Wujudkan Pendidikan Berdampak


Dindik Jatim, Bhirawa
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengajak ASN di sektor pendidikan untuk meningkatkan literasi dan kompetensi digital agar mampu menghadirkan pendidikan yang benar-benar berdampak. Hal tersebut disampaikannya dalam Webinar ASN Belajar Seri 3 yang digelar secara daring, Jumat (30/1).

Webinar bertema “From Digital Skill to Digital Impact” Yang digelar BPSDM Jatim tersebut menekankan pentingnya transformasi kemampuan digital ASN dari sekadar penguasaan teknologi menjadi pemanfaatan teknologi yang memberi manfaat nyata bagi layanan publik pendidikan.

“Talenta digital bukan tentang siapa yang paling mahir teknologi, melainkan siapa yang mampu menggunakan teknologi untuk memberi manfaat. Pendidikan Jawa Timur harus hadir menyiapkan itu dari sekolah, oleh guru, bersama ASN, untuk masa depan generasi kita,” ujar Aries.

Menurutnya, tantangan ASN pendidikan saat ini bukan lagi pada kemampuan menggunakan teknologi, melainkan sejauh mana teknologi tersebut mampu menyelesaikan persoalan publik. Digital impact, lanjutnya, harus terlihat dalam praktik kerja sehari-hari.

“Apakah teknologi membantu guru mengajar lebih tepat sasaran, mempercepat pengambilan keputusan kepala sekolah berbasis data, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas layanan publik? Itu ukuran dampaknya,” tegasnya.

Aries menjelaskan bahwa talenta digital merupakan pola pikir yang harus dimiliki ASN, bukan sekadar profesi atau jabatan tertentu. ASN dituntut mampu menganalisis data, menyelesaikan masalah, meningkatkan mutu layanan, serta menciptakan nilai tambah bagi organisasi.

Berita Terkait :  Unusa Kirim Tim Relawan Bencana Bantu Korban Erupsi Semeru

Ia mencontohkan implementasi konkret digital impact di sektor pendidikan, antara lain pemanfaatan data asesmen oleh guru untuk memetakan capaian murid, penggunaan dashboard digital oleh kepala sekolah dalam menentukan prioritas anggaran, serta ASN menyederhanakan layanan publik melalui sistem digital.

“Inilah digital impact di level praktik konkret, yang dapat diukur dan dirasakan langsung,” tegasnya.

Aries menjelaskan bahwa perubahan dunia kerja yang cepat menuntut ASN untuk terus beradaptasi. Banyak pekerjaan masa depan berbasis skills, bukan hanya ijazah.

Sementara itu, generasi muda yang dekat dengan teknologi belum tentu produktif secara digital, sehingga penguatan talenta digital menjadi kebutuhan mendesak.

Menurut Kadindik lulusan IPDN ini, program penguatan talenta digital ditujukan bagi seluruh ekosistem pendidikan. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas layanan publik ASN Pendidikan yang meliputi guru dan kepala, menciptakan pembelajaran yang adaptif dan relevan. Harapannya siswa SMA/SMK menjadi problem solver dan siap memasuki industri digital.

“Kita harapkan talenta digital membentuk masyarakat yang membangun budaya belajar sepanjang hayat,”ucap Aries.

Transformasi ini, kata Aries, sejalan dengan arah kebijakan Jawa Timur dalam mewujudkan Jatim Cerdas, Pendidikan Berdampak, dan SDM Unggul Berdaya Saing.

Kadindik juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan webinar ini sebagai langkah awal dalam menerapkan praktik kerja digital yang lebih efektif di unit kerja masing-masing.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur Ramliyanto dalam keynote speech menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas ASN merupakan kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan layanan publik yang semakin kompleks dan digital.

Berita Terkait :  MAC Jadwalkan Gelar Kampanye Sosial dan Ruang Ekspresi Anak dengan ASD

Webinar ASN Belajar Seri 3 juga menghadirkan narasumber dari BPSDMP Kominfo Surabaya Dr. Meithiana Indrasari, S.T., S.M., M.M serta Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya Malang Sabriansyah Rizqika Akbar, S.T., M.Eng., Ph.D . Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat kesiapan ASN pendidikan, guru, kepala sekolah, serta peserta didik SMA/SMK dalam menghadapi tuntutan dunia kerja dan pendidikan di era digital. [ina]

Berita Terkait

2 COMMENTS

  1. This article delivers its information in a very clear and structured way, making the topic easy to understand. I appreciate how the author explains each point carefully, allowing readers to follow the discussion smoothly while gaining useful insights without feeling overwhelmed.

    https://fashionbooks.uk/

Leave a Reply to https://bacotangenz.com/ Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru