27 C
Sidoarjo
Tuesday, March 31, 2026
spot_img

Dua Kisah Inspirasi Wisudawan di Wisuda ke89 UK Petra


Surabaya, Bhirawa
Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya menggelar Wisuda ke-89 di Auditorium Gedung Q, lantai 4, Kampus Timur UK Petra. Kegiatan yang dikuti oleh 582 lulusan, dengan bekal nilai LIGHT yang menjadi core values kampus, yakni Love, Integrity, Growth, Humility, dan Truth untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, Sabtu (7/3).

Rektor UK Petra, Prof. Dr.(H.C.) Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr.Eng., memberi pesan pada para lulusan supaya menjadikan nilai-nilai LIGHT sebagai pedoman melangkah di dunia profesional. “Sesuai core values UK Petra, saya harap para wisudawan terus bertumbuh dalam kasih, integritas, kerendahan hati, dan kebenaran supaya menjadi berkat bagi sesama,” jelasnya.

Pada acara wisuda terdapat kisah perjuangan yang inspiratif, Salah satunya datang dari Wirawan Sunyoto yang lulus magister pada usia 23 tahun melalui jalur fast track Teknik Sipil serta Aulia Rahmadhiyan, lulusan pertama program Scriptwriting and Copywriting.

Wisudawan Magister Teknik Sipil, Wirawan Sunyoto mengukapkan keputusan mengikuti program fast track sebab jumlah mata kuliah sarjana yang tersisa sudah sedikit, tapi aturan kurikulum membuatnya tidak dapat menyelesaikan studi dalam tujuh semester.

“Dari pada membiarkan waktu terbuang di sisa semester, memutuskan mengambil fast track, saya pikir semisal sudah bekerja dan mengenal uang, semangat untuk lanjut studi biasanya akan menurun, mumpung masih dalam ritme belajar,” ujarnya.

Wirawan mengatakan bercita-cita menjadi structural engineer yang berfokus perancangan bangunan bertingkat tinggi, juga mengigatkan pada mahasiswa supaya tidak ragu melanjutkan pendidikan setinggi mungkin. “Terus semangat dan janganlah takut untuk mengejar pendidikan setinggi mungkin,” pungkasnya.

Berita Terkait :  'Operator Hebat, Kartini Kuat', Semangat Energi Pertamina untuk Negeri

Sementara itu, Magister Sastra UK Petra dan satu lulusan perdana Scriptwriting and Copywriting, Aulia Rahmadhiyan menyampaikan bahwa menyusun tesis kreatif berupa naskah film pendek berjudul ‘S&K Berlaku: Sebuah Naskah Film Pendek tentang Budaya Konsumerisme,’.

“Tantangan terbesar membagi waktu antara pekerjaan dan tugas akhir, apalagi menulis naskah bergenre thriller ini pengalaman pertama kali,”

Aulia menambahakan naskah bergenre thriller mengangkat fenomena budaya konsumtif masyarakat yang kerap mendorong seseorang terjerat pinjaman daring demi mendapatkan pengakuan sosial, hingga berujung pada konsekuensi serius.

“Melihat jenjang pendidikan bisa jadi investasi penting berkarier, kita bisa belajar langsung dari orang-orang yang sudah berkecimpung di industri, bukan cuman belajar dari textbook saja, kita pelajari juga betul-betul bisa diterapkan di dunia nyata,” tuturnya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!