25.7 C
Sidoarjo
Tuesday, January 20, 2026
spot_img

Label Braille, Membuka Jalan Kemandirian Obat bagi Disabilitas Netra

Pemprov Jatim, Bhirawa
Kemandirian bagi penyandang disabilitas netra kini merambah ke aspek krusial kesehatan. Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Netra (UPT RSBN) Malang, di bawah naungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, resmi menerapkan penggunaan label huruf Braille pada kemasan obat bagi para Penerima Manfaat (PM).

Langkah inovatif ini dirancang untuk memastikan ketepatan dosis dan waktu konsumsi obat tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pendamping. Label Braille yang ditempelkan pada setiap kotak obat memuat informasi jadwal konsumsi, mulai dari instruksi pagi, siang, sore, hingga malam hari.

Kepala UPT RSBN Malang, Anantya Wulandari SSos MSi menjelaskan, inovasi ini bukan sekadar alat bantu, melainkan instrumen vital dalam menjaga keamanan medis pasien.
”Penerapan label huruf Braille ini sangat penting untuk mendukung kemandirian Penerima Manfaat, terutama dalam menjaga ketepatan waktu minum obat,” ujar Anantya.

Menurut Anantya, meski terlihat sederhana, dampak yang dihasilkan sangat signifikan terhadap kepatuhan pengobatan dan keselamatan PM.

Selain aspek fungsional, penggunaan label ini diharapkan mampu mendongkrak kepercayaan diri para disabilitas netra dalam mengelola kesehatan pribadi mereka sehari-hari. Inovasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Jatim dalam menghadirkan layanan rehabilitasi sosial yang inklusif dan ramah disabilitas.

Dengan adanya aksesibilitas informasi pada kemasan obat, UPT RSBN Malang optimis para PM dapat menjalani terapi pengobatan dengan lebih aman, akurat, dan mandiri, selaras dengan semangat pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. [rac.fen]

Berita Terkait :  Anti Bullying, Kota Batu Wujudkan Ruang Anak Tumbuh Tanpa Kekerasan

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru