DPRD Sidoarjo, Bhirawa
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, M.Kayan, mengingatkan kepada pengelolah satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG di Desa Temu Kecamatan Prambon, agar senantiasa menjaga kualitas dan kebersihan produk makanan yang dihasilkan.
Kayan juga mengatakan semua pihak harus ikut mengingatkan agar SPPG di Kabupaten Sidoarjo menjaga kualitas dan kebersihan produk makanan yang diolah.
“Karena yang mengkomsumsi anak-anak kita, yang menjadi aset bangsa,” komentar M.Kayan, Selasa (13/1) kemarin, mendampingi Wabup Mimik Idayana, yang melaunching SPPG di desa Temu Kecamatan Prambon.
Wabup Mimik Idayana dalam kesempatan itu juga minta warga sekitar ikut aktiv dalam pengawasan kualitas produk kuliner yang dihasilkan SPPG.
“Sebab kita khawatirnya kalau tidak diawasi, jangan sampai terjadi kasus keracunan makanan massal. Tentu akan merugukan kita semua. Ya pengelola, ya daerah, ya anak-anak sekolah yang mengkonsumsinya,” ujarnya disela-sela meresmikan dan keliling memantau tempat operasional SPPG Desa Temu itu.
Menurut penuturannya, di wilayah Kabupaten Sidoarjo sampai sejauh ini tidak sampai terjadi kasus keracunan makanan dari makanan yang dihasilkan SPPG yang ada. Dirinya berpesan, bahan baku dan peralatan yang dipakai memasak harus benar-benar bersih.
Mimik mengatakan program makan bergizi gratis (MBG) yang saat ini menjadi program nasional, harus didukung, karena tujuannya mulia untuk bisa menciptakan calon-calon generasi bangsa yang berkualitas, sehat jasmani dan rohani pada masa mendatang.
Koordinator SPPG O01 kecamatan Prambon, Wahyu Sejati, mengatakan program SPPG selain menyediakan produk makanan bergizi gratis, juga membuka peluang tumbuhnya ekonomi lokal. Yakni penyerapan tenaga kerja sekitar dan pemanfaatkan bahan – bahan makanan dari produk lokal. (kus.dre)

