Wawali Kota Batu, Heli Suyanto memberikan bantuan kepada lansia dan balita dalam sebuah acara Dinkes Kota Batu, beberapa waktu lalu. (anas/bhiraww)
Pemkot Batu,Bhirawa.
Wakil Wali (Wawali) Kota Batu, Heli Suyanto menegaskan komitmen pemerintah kota untuk menjadikan Batu sebagai kota sehat dan ramah lansia. Dan salah satu upaya untuk mewujudkan hal itu pemkot mewajibkan setiap Kader Kesehatan agar menguasai keterampilan Basic Life Support (BLS). Selain itu pemkot juga akan melakukan penguatan fasilitas kesehatan yang memadai.
“Untuk peningkatan layanan kesehatan ini akan dilakukan secara bertahap, termasuk penguatan fasilitas kesehatan seperti puskesmas pembantu yang kini dilengkapi tenaga medis lebih lengkap,” ujar Heli, Rabu (19/11).
Menurutnya, kader kesehatan memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak layanan kesehatan di tingkat komunitas. Selain itu keberadaan mereka bisa membantu mobilisasi harian lansia dan mendampingi rehabilitasi di rumah.
Kader kesehatan juga berperan penting dalam deteksi dini gangguan kesehatan. “Karena itu diperlukan untuk segera melakukan pendataan lansia yang lebih akurat agar seluruh warga lanjut usia dapat terjangkau layanan kesehatan,” jelas Heli.
Karena itu pula ke depan setiap kader kesehatan harus menguasai keterampilan BLS. Karena BLS atau Basic Life Support adalah keterampilan dasar dalam penyelamatan jiwa termasuk kepada para lansia.
Diketahui, untuk memenuhi keterampilan dasar ini Pemkot Batu telah menggelar pelatihan BLS untuk para kader kesehatan. Di antaranya dilaksanakan di Balai Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Selasa (18/11). Pelatihan ini menjadi salah satu rangkaian dalam peningkatan kapasitas kader di 24 desa/kelurahan di Kota Batu.
Pemkot Batu juga memberikan fasilitas dalam memperkuat layanan berbasis komunitas. Fasilitas tersebut diberikan mulai dari Posyandu Lansia, layanan Home Care, Posbindu PTM, Rehabilitasi Berbasis Masyarakat, hingga kegiatan GERMAS. (nas.hel).

