28 C
Sidoarjo
Sunday, April 5, 2026
spot_img

Wali Kota Wahyu Hidayat Pastikan Mutasi Digelar Bulan Ini, Fokus Isi Jabatan Strategis Eselon II

Kota Malang, Bhirawa
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memastikan gerbong mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan segera bergulir dalam waktu dekat.

Penataan organisasi ini ditargetkan rampung dan dilaksanakan pada bulan ini, menyusul proses administrasi yang saat ini tengah digodok di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pernyataan tersebut disampaikan Wahyu di sela-sela kegiatannya menghadiri sebuah acara pada Minggu sore (5/4) kemarin. Kepada Bhirawa ia menegaskan bahwa pengisian jabatan ini krusial untuk menjaga ritme kerja pemerintahan agar tetap optimal.

“Kami pastikan mutasi akan dilakukan bulan ini. Saat ini prosesnya sudah berada di BKN untuk penyelarasan data teknis, mulai dari tingkat eselon II, III, hingga IV,” ujar Wahyu.

Mutasi kali ini, menurut dia akan memberikan perhatian khusus pada kekosongan di level Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II. Beberapa pos strategis yang akan segera diisi pejabat definitif antara lain:

  1. Asisten 1 (Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat)
  2. Asisten 2 (Bidang Administrasi Umum)
  3. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
  4. Inspektur Inspektorat
  5. Kepala BKPSDM
  6. Kepala Bakesbangpol
    Selain Eselon II, penataan juga menyasar eselon III dan IV guna memperkuat jajaran Sekretaris Dinas, Kepala Bidang, hingga Lurah.

Sebagai catatan, mutasi selama pemerintahan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin baru dilakukan sekali pada April 2025 lalu terhadap 94 pejabat, termasuk di antaranya 8 Lurah dan 2 Camat.

Berita Terkait :  Ning Ita Dorong OPD Selaraskan Program dan Anggaran dalam Peta Jalan Kependudukan

Wahyu menekankan bahwa mutasi tahun ini tidak dilakukan secara asal-asalan. Ia menjamin prosesnya berjalan transparan dan objektif. Penempatan personel didasarkan pada data riil kinerja di lapangan, bukan sekadar laporan di atas kertas.

“Saya ingin memastikan objektivitas tetap terjaga. Penilaian didasarkan pada performa nyata mereka dalam melayani masyarakat dan mencapai target program kerja,” tegasnya.

Untuk mendukung akurasi penempatan jabatan ke depan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang saat ini tengah menguatkan penerapan Sistem Manajemen Talenta. Sistem ini dirancang untuk memetakan potensi, kinerja, hingga rekam jejak setiap ASN secara digital.

“Dengan sistem manajemen talenta, kita memiliki database yang kuat mengenai kompetensi setiap ASN. Ini akan menjadi dasar mutasi yang lebih terukur ke depannya, sehingga prinsip the right man on the right place benar-benar terwujud,” pungkas Wahyu. [mut.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!