24 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Trotoar Pasar Baru Kota Probolinggo Kembali untuk Pejalan Kaki

Kota Probolinggo, Bhirawa
Suasana Pasar Baru Kota Probolinggo tampak berbeda, Selasa (6/1) pagi. Lapak-lapak yang selama ini memadati trotoar satu per satu dibongkar, pedagang diarahkan masuk ke dalam pasar. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun langsung menertibkan aktivitas jual beli yang menyalahi aturan, sekaligus mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki.

Penertiban berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga menjelang siang. Petugas menyisir kawasan Jalan Panglima Sudirman, Cut Nyak Dien, Pahlawan hingga seputaran Pasar Niaga. Pedagang sayur, kembang, gorengan, hingga krupuk yang biasa menggelar dagangan di atas trotoar diminta menempati bedak yang telah disiapkan di dalam pasar.

Kepala Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Kapasitas SDM Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, mengatakan langkah ini bukan semata penertiban, melainkan bagian dari penataan kawasan Pasar Baru agar lebih tertib dan nyaman.

“Selama ini trotoar dipakai untuk berjualan, pejalan kaki terpaksa turun ke jalan. Ini yang kami benahi. Apalagi sekarang los sisi utara sudah selesai, jadi pedagang tidak lagi beralasan tidak punya tempat,” jelasnya.

Menurut Angga, pihaknya bersama UPT Pasar Baru telah melakukan pendekatan dan sosialisasi sejak sepekan lalu. Pedagang diberi waktu untuk bersiap sebelum penertiban dilakukan.

“Kami datangi, kami ajak bicara baik-baik. Hari ini kami hanya menegaskan saja. Prinsipnya humanis, tidak ada paksaan,” tegasnya.

Berita Terkait :  SDN Gunung Sekar 2 Sampang Gelar Olimpiade Tingkat Nasional

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Baru Kota Probolinggo, Edi Sekar, memastikan seluruh pedagang yang ditertibkan sudah kebagian tempat di dalam pasar. Total ada 67 bedak yang siap ditempati.

“Standarnya 2×1 meter, ada juga yang dibagi dua. Kami beri keringanan, bahkan 1-2 bulan pertama tidak kami tarik retribusi. Setelah itu baru retribusi sekitar Rp35 ribu per bulan,” ungkapnya.

Kebijakan tersebut diambil agar pedagang mau beradaptasi dan tidak merasa dirugikan. Edi berharap, dengan masuknya pedagang ke dalam pasar, aktivitas jual beli bisa lebih tertib dan pengunjung merasa lebih nyaman. “Kalau pasar rapi, pembeli enak, pedagang juga untung. Itu target kita,” ujarnya.

Penertiban ini sekaligus menjadi peringatan bahwa trotoar bukan tempat berdagang. Satpol PP menegaskan akan terus melakukan pengawasan agar pelanggaran serupa tidak terulang. “Kami tidak ingin hanya hari ini tertib, besok kembali lagi. Penataan Pasar Baru ini berkelanjutan,” pungkas Angga.[fir.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru