Pamekasan, Bhirawa
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman bersama Wakil Bupati, H Sukriyanto meninjau bencana longsor di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Pamekasan, Madura, Rabu (21/1).
Bupati dan Wabup didampingi Forkopimda, Pimpinan DPRD Pamekasan, Kepala BPBD Pamekasan, Plh Kadis PUPR dan Plt Kadis PKP, Camat Pasean dan Kepala Desa Sana Daya, telah memberikan bantuan kepada para korban.
Usai menyerahkan bantuan secara simbolis mengatakan, kondisi hunian milik warga terdampak tanah longsor jadi perhatian untuk direlokasi. Namun, kemana mereka dipindahkan, kini pemerintah daerah masih mencari lahan yang tepat untuk pemukiman baru.
”Konsen kita adalah bagaimana merelokasi para korban bencana. Sudah hampir dipastikan bila melihat kondisi harus kita relokasi. Sekarang ini Pemkab masih mencari lahan untuk relokasi dulu,” ujarnya.
Kepada awak media yang turun dalam kunjungan, Bupati mengungkapkan bencana tanah longsor mengakibatkan sejumlah bangunan rusak di wilayah itu sudah terjadi hingga empat kali. Bahkan, pada kejadian sebelumnya warga telah diimbau untuk pindah.
”Peristiwa ini sudah keempat kalinya. Longsor sebelumnya sudah kami imbau untuk pindah, mungkin karena ingin tetap berkumpul dengan keluarga di tanah kelahiran,” kata Kiai Kholil, panggilan akrab Bupati Pamekasan.
Kiai Kholil menekankan, pentingnya pemantauan wilayah rawan longsor agar penanganan bisa dilakukan lebih dini. Kalau terjadi longsoran meskipun kecil, segera dilaporkan, sehingga kita bisa menyiapkan penanggulangan sejak dini.
Bupati menjelaskan, mengenai rencana pembangunan rumah warga terdampak, Pemkab Pamekasan sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
”Kami sudah koordinasi dengan Jawa Timur untuk membantu pembangunan rumah. Karena membangun semua rumah ini membutuhkan dana besar, oleh karena itu kami berkoordinasi dengan Jawa Timur,” ujarnya.
Dalam hal ini, kata Bupati, pemerintah daerah tidak akan lepas tangan dalam membantu korban. Pasti akan dianggarkan untuk membantu korban bencana. Selain itu, ia berharap adanya uluran tangan dari masyarakat maupun pengusaha untuk membantu korban longsor.
”Pemkab akan tetap menganggarkan. Kita juga berharap ada uluran tangan masyarakat atau pengusaha, meski bencana terjadi di Sana Laok ini tidak sebesar Aceh atau Sumatra,” ucap pimpinan Ponpes Nasratul Huda, Panempan Pamekasan ini. [din.fen]

