Pemprov Jatim, Bhirawa
Dalam upaya meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia Kesejahteraan Sosial (SDM Kesos), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Peningkatan Tenaga Kesejahteraan Sosial (UPT PTKS) Malang, Dinas Sosial (Dinsos) Jatim menggelar pelatihan bertajuk Sinergitas Penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).
Pelatihan ini menghadirkan Widyaiswara Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kemensos RI, Umi Badri Yusamah, yang memberikan materi tentang Layanan dan Rujukan Terpadu Kesejahteraan Sosial.
Acara ini dihadiri oleh para pilar sosial dari Kabupaten Kediri dengan tujuan untuk memperkuat kemampuan mereka dalam memberikan layanan sosial yang tepat sasaran.
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan pemahaman yang lebih dalam terkait kebutuhan layanan sosial bagi 12 Pemerlu Atensi Sosial (PAS).
Umi Badri Yusamah menjelaskan layanan dan rujukan terpadu sangat penting untuk menjembatani 12 PAS dengan berbagai sumber daya dan layanan kesejahteraan sosial yang tersedia.
“Layanan dan rujukan terpadu merupakan langkah krusial dalam memenuhi kebutuhan 12 PAS. Dengan pelatihan ini, kami berharap peserta bisa mengoptimalkan akses mereka terhadap layanan yang dibutuhkan,” katanya.
Pada sesi hari kedua pelatihan, Umi lebih menjelaskan berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam memberikan pelayanan sosial yang efektif.
Ia menekankan pentingnya kesadaran diri bagi pemberi layanan, serta pengembangan kekuatan batin seperti kepercayaan diri dan kematangan emosional.
“Memahami peran kita sebagai pemberi layanan sangat penting, selain itu, pengembangan sikap empati dan saling menghargai juga menjadi kunci dalam menciptakan perubahan sosial yang lebih baik,” tambahnya.
Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta yang menguasai keterampilan teknis, tetapi juga membangun sikap empati yang diperlukan dalam memberikan pelayanan sosial yang berkualitas kepada 12 PAS.[rac.kt]

