Barang-barang yang hangus terbakar dikeluarkan dari dalam gudang Bagian Umum Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.
Tulungagung, Bhirawa.
Gudang Bagian Umum Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung terbakar, Sabtu (24/1). Akibat kebakaran tersebut sejumlah berkas di gudang itu hangus terbakar.
Beruntung kejadian tersebut tidak sampai membesar. Tiga unit mobil damkar dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung berhasil memadamkan kebarakaran sebelum api melalap semua gedung di kantor bekas RSUD Tulungagung itu.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan api yang membakar gudang Bagian Umum Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dapat segera dipadamkan begitu tim damkar tiba
“Kebakarannya tergolong skala kecil. Kami dapat segera memadamkan sebelum merembet ke gedung lainnya,” ujarnya.
Ia mengaku membawa tiga unit mobil damkar untuk memadamkan api. Yakni satu unit mobil pemadam, satu unit mobil rescue dan satu mobil tangki penyuplai.
“Kami melakukan penyemprotan air setelah aliran listrik di seluruh gedung Dinas kesehatan dimatikan oleh PLN,” tuturnya.
Bambang menandaskan kebakaran terjadi diduga berasal dari kota PABX (Private Automatic Branch Exchange). Yakni pengatur sambungan telepon internal.
“Akibat kebakaran ini kerugian ditaksir Rp 25 juta. Untuk PABX-nya sendiri harganya sekitar Rp 16 juta,” bebernya.
Sebelumnya, Staf Bagian Umum Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Parni, mengungkapkan jika kebakaran pertama kali diketahui oleh Satpam Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Ia yang curiga ada kepulan asap kemudian mendatangi tempat kejadian.
“Begitu tahu tahu ada yang terbakar, satpam kemudian menghubungi damkar dan coba memadamkan dengan apar (alat pemadam kebakaran ringan),” katanya.
Parni mengakui akibat kejadian kebakaran itu, sejumlah berkas di gudang hangus terbakar. Termasuk lemari dan kabel-kabel.
“Kotak PABX yang ada digudang juga rusak terbakar. Kemunginan kotak PABX ini yang memicu terjadinya kebakaran,” terangnya.
Ia menyebut tidak ada dokumen penting yang terbakar akibat peristiwa kebakaran itu. Bahkan dokumen BPKB kendaraan bermotor dinas tidak sampai terbakar karena tersimpan di brankas yang tidak ikut terbakar.
“Untuk BPKB kendaraan dinas aman. Yang terbakar dokumen dokumen lama. Peristiwa kebakaran ini sudah kami laporkan ke Kepala Dinkes,” pungkasnya. (wed.hel)

