Pemprov, Bhirawa
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap 2 Tahun Anggaran 2026 di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Nganjuk, Senin (6/4/2026).
Program yang memanfaatkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini bertujuan menciptakan tenaga kerja kompeten yang siap menjawab kebutuhan industri.
Kepala Disnakertrans Prov. Jatim, Sigit Priyanto, S.T., M.M., membuka langsung kegiatan tersebut di Aula UPT BLK Nganjuk. Dalam sambutannya, Sigit menegaskan bahwa tantangan dunia kerja saat ini menuntut standar kompetensi global.
“Kami terus berkomitmen menekan angka pengangguran terbuka melalui skema Link and Match. Pelatihan ini menyelaraskan kurikulum di kelas dengan kebutuhan nyata di dunia industri,” ujar Sigit di hadapan para peserta.
Ia juga berpesan agar para peserta tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi sungguh-sungguh mengasah keterampilan (hard skill) serta menjaga kedisiplinan dan etika (soft skill).
Sebanyak 64 peserta mengikuti pelatihan tahap ini. Seluruh peserta telah melewati proses seleksi ketat pada awal April lalu. Terbagi ke dalam empat kejuruan, yaitu Desainer Grafis Muda, Menjahit Pakaian dengan Mesin, Service Sepeda Motor Injeksi, dan Plate Welder FCAW 3G. [rac.kt]


