25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Tambah 11 Guru Besar, UIN Maliki Optimistis Salip Jakarta di Kancah Nasional

Kota Malang, Bhirawa
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang kembali membuktikan taringnya sebagai salah satu kiblat pendidikan Islam di Indonesia. Dalam Rapat Terbuka Senat yang digelar Selasa (20/1), kampus berlogo Ulul Albab ini resmi mengukuhkan 11 Guru Besar baru sekaligus, sebuah capaian prestisius yang diyakini bakal mendongkrak reputasi kampus di level internasional.

Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., yang akrab disapa Ning Ilfi, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya. Menurutnya, penambahan jumlah profesor ini bukan sekadar seremoni, melainkan suntikan energi besar bagi akselerasi kualitas akademik universitas.

“Semakin banyak Guru Besar, maka UIN Malang akan semakin melesat. Ini adalah panen keilmuan yang harus disyukuri. Namun, gelar ini bukan soal tunjangan semata, melainkan tanggung jawab keilmuan dan moral yang sangat besar di pundak masing-masing,” tegas Ning Ilfi saat memberikan sambutan.

Targetkan Posisi Puncak
Kehadiran 11 profesor baru ini memperkuat posisi UIN Malang yang saat ini menduduki peringkat kedua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik nasional. Ning Ilfi bahkan melontarkan optimisme tinggi bahwa kampus yang ia pimpin mampu menggeser posisi Jakarta di peringkat pertama.

“Tidak menutup kemungkinan UIN Malang akan menyalip Jakarta. Dengan penguatan SDM, riset unggulan, serta jejaring internasional yang semakin solid, kami sangat optimistis target tersebut tercapai,” tambahnya.

Berita Terkait :  BPJS Kesehatan Gresik Galang Aksi Donor Darah Nasional

Pilar Reputasi Global
Selain penguatan internal, UIN Malang juga menunjukkan dominasinya di panggung global. Saat ini, kampus tersebut telah menampung 702 mahasiswa asing dari 42 negara, dengan target peningkatan hingga 1.000 mahasiswa internasional dalam waktu dekat.

Prestasi lain yang tak kalah mentereng adalah status UIN Malang sebagai satu-satunya PTKIN di Indonesia yang mendapatkan kepercayaan langsung dari Kerajaan Arab Saudi. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa standar pendidikan yang dijalankan telah diakui oleh pusat peradaban Islam dunia.

Berikut adalah 11 Guru Besar yang resmi dikukuhkan:

Prof. Dr. H. Abdul Basith, M.Si., Prof. Dr. H. Moh. Padil, M.Pd.I, Prof. Dr. H. M. Faisol, M.Ag.

Prof. Dr. H. M. Fahim Thabara, M.Pd, Prof. Dr. Danial Hilmi, S.Hum., M.Pd, Prof. Dr. Muhammad Walid, M.A, Prof. Dr. Khoirul Hidayah, S.H., M.H, Prof. Dr. Siti Mahmudah, M.Si.

Prof. Dr. H. Muhammad Asrori, M.Ag, Prof. Dr. H. Aunur Rofiq, Lc., M.Ag., Ph.D, Prof. Dr. H. M. Lutfi Mustofa, M.Ag.

Ketua Senat UIN Malang, Prof. Dr. H. Nur Ali, M.Pd., menekankan gelar Guru Besar adalah puncak pengakuan akademik. Ia berharap para profesor baru ini terus produktif melahirkan inovasi dan menjadi teladan bagi seluruh civitas akademika dalam menjaga marwah keilmuan. [mut.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru