25 C
Sidoarjo
Wednesday, February 4, 2026
spot_img

Sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Pemkab Bondowoso Perkuat Perlindungan Buruh Tani Tembakau

Pemkab Bondowoso, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso mulai memperkuat perlindungan sosial bagi buruh tani tembakau dan pekerja sektor informal melalui kegiatan sosialisasi jaminan sosial ketenagakerjaan yang digelar di Balai Latihan Kerja (BLK) setempat, Selasa (25/11).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Dr. Fathur Rozi, yang hadir mewakili Bupati Abdul Hamid Wahid.

Hadir pula Asisten Sekda, Kepala Dinas PMPTSP dan Tenaga Kerja, Bagian Perekonomian Setda, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, camat, PPL, perangkat daerah terkait, serta kepala dan perwakilan desa.

Sosialisasi ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial hingga ke tingkat desa.

Sekda Fathur Rozi menegaskan bahwa penguatan perlindungan sosial bagi buruh tani tembakau merupakan strategi penting yang dijalankan melalui Dinas PMPTSP dan Tenaga Kerja.

“Upaya ini dilakukan untuk memastikan para pekerja rentan memperoleh jaminan yang layak, khususnya melalui dua program utama BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),”terangnya.

Dijelaskannya, bahwa pada tahun 2025, Pemkab Bondowoso telah mengalokasikan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk membiayai kepesertaan kedua program tersebut. Hingga tahun berjalan, jumlah penerima manfaat JKK dan JKM telah mencapai 23.003 orang.

Meski demikian, pemerintah mengakui bahwa cakupan tersebut belum sepenuhnya menjangkau seluruh buruh tani tembakau dan masyarakat lainnya yang membutuhkan.

Berita Terkait :  Universitas di Korsel Tawarkan Program Kuliah Gratis untuk SMK di Jatim

Ia berharap penetapan peserta JKK dan JKM yang telah disusun by name by address melalui Keputusan Bupati dapat tersosialisasikan dengan optimal oleh seluruh perangkat kecamatan dan desa.

“Dengan demikian, masyarakat diharapkan semakin memahami manfaat jaminan sosial dan dapat mengakses perlindungan tersebut secara maksimal,” terangnya.

Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas jangkauan perlindungan sosial pada tahun-tahun mendatang. “Seiring upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja sektor informal di Kabupaten Bondowoso,”pungkasnya. [san.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru