25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Siswa Disabilitas Bisa Ikut TKA


Jakarta, Bhirawa
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyiapkan teknologi khusus guna memastikan keikutsertaan murid berkebutuhan khusus jenjang SD-SMP dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen Muhammad Yusro di Jakarta, Senin (26/1), menegaskan seluruh murid jenjang SD dan SMP dapat mendaftar tes tersebut, termasuk juga murid berkebutuhan khusus.

Ia menerangkan syarat utama seorang murid dapat mendaftar TKA adalah berada di kelas akhir yakni kelas 6 untuk jenjang SD dan kelas 9 bagi SMP, serta memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) valid.

Adapun untuk murid berkebutuhan khusus, lanjutnya, dapat mendaftar TKA selama tidak memiliki hambatan intelektual. “Kami memberikan kesempatan kepada murid yang berkebutuhan khusus untuk dapat mengikuti TKA selama tidak memiliki hambatan intelektual,” kata Yusro.

Pada kesempatan yang berbeda, Kepala Bidang Pengembangan dan Fasilitasi Pelaksanaan Asesmen Kemendikdasmen Handaru Catu Bagus menambahkan pihaknya telah menyiapkan fasilitas untuk murid berkebutuhan khusus, sesuai dengan keterbatasan masing-masing. “Untuk fasilitasi, ya kami menyiapkan untuk anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya yang netra dan beberapa ketunaan lainnya, soalnya kami bedakan,” katanya.

Untuk murid berkebutuhan khusus dengan ketunaan netra, pihaknya akan menyisipkan teknologi screen reader (pembaca layar) di aplikasi soal. Selain itu, lanjutnya, soal yang diberikan juga tidak mengandung gambar dengan teks terbatas.

Berita Terkait :  Satlantas Polres Batu Kota Evaluasi Keselamatan Jalan Wisata

“Terutama yang netra kami siapkan untuk soal yang tipenya tidak ada gambar dan mungkin teksnya juga terbatas dan lain sebagainya, dan bisa menggunakan yang namanya screen reader,” imbuhnya.

Kehadiran screen reader, kata dia, membuat murid tidak memerlukan pendampingan saat pengerjaan tes berlangsung. Dengan begitu murid diharapkan dapat lebih fokus dalam mengerjakan soal.

“Jadi screen reader itu nanti yang akan membacakan, sehingga anak-anak atau murid yang tuna netra ini bisa langsung mengerjakan sendiri tanpa ada bantuan dari yang lain,” kata Handaru. [ant.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru