29 C
Sidoarjo
Thursday, February 5, 2026
spot_img

Siapkan SDM Siap Kerja dan Green Jobs, UPT BLK Surabaya Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan I 2026

Pemprov Jatim, Bhirawa
UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Angkatan I Tahun 2026, Selasa (20/1) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala UPT BLK Surabaya, Isman Widodo, dengan diikuti 48 peserta terpilih dari berbagai latar belakang.

PBK Angkatan I 2026 mencakup tiga paket pelatihan dengan total 260 jam pelajaran (JP), yakni Operator Kontrol Kelistrikan dan Pneumatik Berbasis PLC, Teknisi AC Residential, serta English for Junior Administration Assistant. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia industri sekaligus mengurangi angka pengangguran terbuka di Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Acara pembukaan turut dihadiri perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Darmo, Bank Jatim Cabang Injoko, pejabat struktural dan fungsional, para instruktur, panitia, serta seluruh peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Isman Widodo menegaskan bahwa tantangan ketenagakerjaan saat ini tidak hanya soal jumlah lapangan kerja, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.

“Masalah kita bukan hanya kuantitas, tapi juga kualitas. Banyak lulusan yang keahliannya belum link and match dengan kebutuhan industri. Di sinilah peran BLK menjadi sangat sentral,” ujarnya.

Ia menyebut BLK sebagai “dapur” pencetak tenaga kerja unggul. Melalui PBK, peserta diharapkan tidak hanya mengantongi sertifikat, tetapi juga kompetensi nyata dan sikap kerja yang baik.

“Sertifikat itu penting, tapi yang lebih penting adalah kompetensi yang terbukti dan attitude yang kuat,” tegasnya.

Berita Terkait :  Dana Operasional Tertahan, PMI Kota Batu Hentikan Layanan

Isman juga menyoroti arah pembangunan ketenagakerjaan yang kini mengarah pada green economydan green jobs, seiring tuntutan proses bisnis ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Dunia kerja bergerak menuju pekerjaan hijau seperti energi terbarukan, teknisi panel surya, efisiensi energi, dan manajemen limbah. BLK tidak boleh ketinggalan kereta. Kurikulum harus adaptif,” katanya.

Menurutnya, pelatihan yang digelar saat ini menjadi modal awal bagi peserta untuk masuk ke industri yang semakin kompetitif dan berorientasi keberlanjutan. Ia mendorong agar kebutuhan green jobs di Jawa Timur, khususnya Surabaya, dapat diisi oleh lulusan BLK yang kompeten dan relevan dengan tuntutan zaman.

Dalam konteks pembangunan nasional, Isman menautkan program PBK dengan visi Indonesia Emas 2045.

“Pelatihan ini adalah langkah strategis untuk menyiapkan generasi yang siap bersaing di era globalisasi dan teknologi tinggi,” ujarnya.

Kepada 48 peserta PBK Gelombang I, Isman berpesan agar memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin.

“Kalian adalah orang-orang terpilih. Di luar sana ribuan orang mengantre untuk kesempatan ini. Jangan sia-siakan fasilitas, instruktur, dan waktu yang sudah disediakan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan etos kerja. “Industri tidak butuh orang pintar tapi pemalas. Mereka butuh orang yang kompeten, disiplin, dan mau bekerja keras. Latih itu mulai dari BLK ini,” tandasnya.

Sebagai penutup, Isman menegaskan komitmen UPT BLK Surabaya bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk terus mengawal dan memfasilitasi penyerapan lulusan PBK ke dunia kerja.

Berita Terkait :  OJK Cabut Izin Usaha PT BPR Prima Master Bank, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah

“Kami menyiapkan kailnya. Tugas kalian adalah menggunakan kail itu untuk meraih masa depan yang lebih baik, baik sebagai pekerja kompeten maupun wirausahawan baru,” pungkasnya.[rac.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru