30 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Sektor Retribusi di Sidoarjo Diminta Bupati Perlu Ada Perhatian

Sidoarjo, Bhirawa
Awal tahun 2026 Bupati Sidoarjo, Subandi, mengumpulkan para pimpinan OPD agar bisa memaksimalkan sumber pendapatan daerah. Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 lalu melebihi target. Dari target sebesar Rp2,691 triliun, telah terealisasi Rp2,721 triliun.

Bupati Subandi, Senin (5/1) kemarin, di Ruang Delta Wicaksana, ketika memipin rapat coffee morning, yang diikuti semua kepala OPD di Kabupaten Sidoarjo mengatakan, tetap mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah lain dan menggenjot pendapatan dari sektor retribusi daerah yang masih memerlukan perhatian.

Subandi mengungkapkan, sektor retribusi daerah yang diharapkannya dapat menyumbang angka yang cukup besar bagi PAD Kabupaten Sidoarjo, misalnya retribusi parkir. Retribusi parkir yang dikelola Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo ini pendapatannya belum maksimal. Sehingga pada tahun 2026 ini pengelolaannya harus dimaksinalkan.

”Retribusi parkir ini, perlu perhatian serius sebab masih belum maksimal,” ujarnya.

Subandi juga meminta agar dikoreksi ulang pembayaran parkir, misal dengan tidak memakai karcis manual. Tetapi bisa dicoba dengan digitalisasi parkir atau pembayaran online, untuk mencegah kebocoran retribusi parkir.

”Dengan sistem digital saya yakin retribusi daerah lewat retribusi parkir dapat meningkat,” pendapatnya.

Subandi tidak menyebut OPD lain, namun pendapatan dari sektor retribusinya juga harus dimaksimalkan untuk menambah PAD pada tahun 2026 ini. ”Beberapa dinas lain kami harap juga bisa lebih maksimal pendapatan daerah,” lanjutnya.

Berita Terkait :  Perkuat Manajemen Finansial ASN, Pemkot Batu Bersinergi dengan DJPPR Kemenkeu RI

Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo, Budi Basuki ST MT mengatakan, penerapan digitalisasi parkir tengah disiapkan. Nantinya pembayaran retribusi parkir di Sidoarjo akan dengan cara digital akan diterapkan. Pengguna layanan parkir dapat melakukan pembayaran parkir lewat QRIS. ”Saat ini disiapkan pembayaran elektronik melalui QRIS,” katanya.

Budi yang baru setahun menjabat sebagai Kadishub Sidoarjo itu, akan meneruskan rencana penerapan pembayaran non tunai dan akan dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan pendapatan daerah. ”Saya optimis target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp13,5 miliar dapat tercapai,” katanya. [kus.fen]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru