25 C
Sidoarjo
Tuesday, February 3, 2026
spot_img

Sejarah Kelahiran Bung Karno di Jombang Disuarakan di Pengajian Padhangmbulan


Oleh:
Arif Yulianto, Kabupaten Jombang

Sejarah tentang kelahiran Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno atau Bung Karno disuarakan oleh para pemerhati sejarah di Jombang seperti Nasrul ilah atau Cak Nas dan Arif Yulianto atau Cak Arif di forum pengajian Padhangmbulan di Menturo, Sumobito, Jombang, Senin malam (02/02).

Di forum pengajian yang diasuh oleh Budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun itu, Cak Nas yang juga Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Jombang dan Cak Arif yang juga Koordinator Kajian Situs Kelahiran Bung Karno dari TACB Kabupaten Jombang itu menyampaikan runtutan penelusuran sejarah tentang sejarah Bung Karno yang lahir di Ploso, Jombang pada tanggal 6 Juni 1902.

Cak Nas mengatakan, seperti tema pengajian Padhangmbulan pada malam tersebut yakni shodaqoh atau sedekah, adanya sejarah Bung Karno lahir di Jombang merupakan sedekah atau anugerah dari Allah SWT untuk Kabupaten Jombang.

“Ini patut kita syukuri sebagai masyarakat Jombang,” tutur Cak Nas.

Lebih lanjut Cak Nas menyampaikan, dengan adanya sejarah Bung Karno lahir di Jombang, maka hal tersebut menambah deretan orang-orang hebat yang lahir di Jombang.

“Ada Gus Dur (KH Abdurahman Wahid), Kiai Hasyim Asy’ari, Kiai Wahab Chasbullah, Cak Nun, Cak Nurcholis Madjid, dan sekarang ada Bung Karno,” ulas Cak Nas.

Sementara itu, Cak Arif memaparkan perjalanan panjang penelusuran sejarah kelahiran Bung Karno di Ploso yang melibatkan banyak pihak.

Berita Terkait :  Pemagangan Jadi Strategi Andalan Jatim Atasi Pengangguran dan Kesenjangan Kompetensi

“Kami menemukan foto Kek Suro, di mana Kek Suro merupakan tokoh yang menjadi saksi kunci kelahiran Bung Karno berdasarkan cerita dari keluarga Situs Persada Soekarno Kediri,” ujar Cak Arif.

“Kek Suro atau Mas Kiai Suro Sentono ini orang Kabuh, Jombang,” kata Cak Arif.

Cak Arif juga menyampaikan perihal data penting dari sebuah buku berjudul Ida Ayu Nyoman Rai Ibu Bangsa yang ditulis oleh Prof. Nurinwa dkk pada tahun 2012 di mana pada buku tersebut dikupas tentang perjalanan ibu Bung Karno, Ida Ayu Nyoman Rai berbasis Surat Keputusan (SK) dinas suaminya, Raden Soekeni Sosrodihardjo yang tak lain adalah ayah Bung Karno.

“Ternyata berdasarkan SK dinas Raden Soekeni, beliau pernah tinggal di Ploso selama kurang lebih 6 tahun, mulai 28 Desember 1901 hingga tahun 1907. Lalu juga terdapat tulisan tangan Raden Soekeni yang menyatakan Bung Karno lahir pada 6 Juni 1902,” papar Cak Arif.

“Jadi ayah Bung Karno mulai Desember 1901 tinggal di Ploso, kemudian Bung Karno lahir tanggal 6 Juni 1902 di sebuah rumah di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang yang waktu itu masuk wilayah Karesidenan Surabaya,” paparnya lagi.

Cak Arif menambahkan, sejarah kelahiran Bung Karno di Ploso, Jombang juga diperkuat dengan ditemukannya makam Mbok Suwi yang merupakan pengasuh Bung Karno sejak lahir oleh keluarga Situs Persada Soekarno Kediri bersama penelusur sejarah dari Titik Nol Soekarno, Binhad Nurrohmat.

Berita Terkait :  Pastikan Selesai Tepat Waktu, Pj. Gubernur Jatim Tinjau Kesiapan Percetakan Surat Suara Pilkada

“Kemudian oleh kawan-kawan juga ditemukan juga makam Mbah Joyodipo, teman masa kecil Bung Karno,” ucapnya.

Dari banyaknya data yang telah terkumpul, sambung Cak Arif, maka disimpulkan bahwa Bung Karno memang lahir di Jombang pada tanggal 6 Juni 1902.

“Kami berharap berkah dari pengajian ini dan doa dari panjenengan semua, agar Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso, Jombang ini segera ditetapkan oleh pemerintah,” pungkas Cak Arif. [rif.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru