Kab Kediri, Bhirawa
Rencana revitalisasi Stadion Canda Bhirawa di Kabupaten Kediri masih menunggu finalisasi Detail Engineering Design (DED) sebelum masuk ke tahap pelaksanaan fisik. Proyek pembenahan stadion yang berada di Jl PB Sudirman, Kelurahan Puhrejo, Kecamatan Pare itu ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini dengan nilai anggaran mencapai Rp4,1 Miliar.
Menurut Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Joko Riyanto, kini proses perencanaan masih dalam tahap reviu DED. Apabila seluruh tahapan perencanaan dapat diselesaikan tepat waktu, pekerjaan fisik ditargetkan dimulai pada Maret atau April 2026.
”Saat ini progres masih tahap reviu DED. Insya Allah Maret atau April 2026 sudah bisa dimulai,” ujar Joko saat dikonfirmasi, Senin (26/1).
Joko menjelaskan, revitalisasi Stadion Canda Bhirawa yang semula hanya difokuskan pada perbaikan lintasan atletik kini diperluas. Pada 2026, pemerintah daerah juga memprioritaskan perbaikan saluran drainase di sekeliling lapangan serta pembangunan sumur resapan guna mengantisipasi genangan air.
”Selain trek jogging yang menjadi fokus utama, saluran drainase keliling lapangan dan sumur resapan juga menjadi prioritas revitalisasi tahun ini,” jelasnya.
Meski demikian, sejumlah fasilitas penunjang sepak bola belum masuk dalam rencana pembaruan. Perbaikan rumput lapangan maupun bangku pemain Persedikab dipastikan tidak termasuk dalam paket revitalisasi pada 2026.
”Untuk kebutuhan ini belum dilakukan revitalisasi tahun ini,” tegas Joko. [van,nov.fen]

