25.5 C
Sidoarjo
Thursday, October 8, 2026
spot_img

Rencana Revitalisasi Tarekot Malang Masuk Babak Baru

Kota Malang, Bhirawa. – Rencana revitalisasi kawasan Taman Rekreasi Kota (Tarekot) yang mangkrak sejak akhir Desember 2022 mulai menunjukkan titik terang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan lahan seluas kurang lebih 14 ribu meter persegi yang berlokasi persis di belakang Balai Kota Malang tersebut merupakan aset sah milik pemerintah daerah.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Malang, Baihaqi, menegaskan bahwa kejelasan legalitas aset merupakan landasan paling krusial sebelum pemerintah menggulirkan rencana renovasi maupun skema optimalisasi wisata.

“Tentunya kami dari BKAD, kalau ada rencana Pemerintah Kota mau merevitalisasi atau mengoptimalkan tanah di belakang Balai Kota untuk destinasi wisata, kami sangat mendukung dari sisi status tanahnya,” terang Baihaqi saat ditemui di Balai Kota Malang.

Baihaqi memastikan, secara administrasi tidak ada potensi konflik kepemilikan maupun sengketa hukum dengan pihak mana pun. Lahan tersebut telah tercatat secara resmi dalam neraca aset Pemkot Malang sebagai Barang Milik Daerah (BMD).

“Memang jelas tanah ini tercatat di neraca Kota Malang, sehingga secara kepemilikan tidak ada masalah sama sekali,” imbuhnya.

Mengenai kelanjutan proyek fisik serta konsep operasional wisata baru, Baihaqi menyebutkan bahwa tugas pokok BKAD berfokus pada pengamanan serta penatausahaan aset.

Perihal rancangan zonasi, teknis revitalisasi, hingga skema kerja sama operasional dengan pihak ketiga akan diserahkan sepenuhnya ke instansi teknis terkait.

Berita Terkait :  Syukuri Kemerdekaan, Shiddiqiyyah Bangun 130 Rumah Layak Huni

“Kewenangan kami memperjelas dan menguatkan legalitas kepemilikannya. Jika menyangkut rencana keterlibatan pihak ketiga atau skema investasi, itu nanti wewenang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu terkait,” jelas mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang tersebut.

Sebagai informasi, Tarekot dibangun pada 2002 dan sempat menjadi primadona rekreasi keluarga di jantung kota, lengkap dengan fasilitas Kolam Renang Tawira dan taman bermain terbuka. Namun, denyut wisata di kawasan ini mati suri setelah operasionalnya dihentikan total pada akhir 2022.

Dalam cetak biru pengembangannya, Pemkot Malang membidik konsep ruang publik modern yang terintegrasi. Tarekot tidak hanya dipersiapkan menjadi wahana bermain keluarga, tetapi juga akan terkoneksi langsung dengan sentra pasar burung dan bunga Splendid, disertai fasilitas amphitheatre terbuka untuk pusat pertunjukan kesenian serta panggung kreativitas warga Malang. [mut.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!