Situbondo, Bhirawa
Setelah puluhan tahun tanpa layar lebar, Situbondo akhirnya bersiap menyambut bioskop pertama. Bukan sekadar tempat hiburan, gedung ini direncanakan menjadi ruang lahirnya sineas dan bintang film dari daerah.
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyebut kehadiran bioskop ini sebagai wujud nyata janji kampanye yang kini direalisasikan. Ia mengaku secara khusus meminta pengusaha asal Situbondo, Fany Facely, untuk membangun bioskop di Kabupaten Situbondo.
“Ini bioskop pertama yang dibangun di Situbondo. Ini sebenarnya wujud dari janji kampanye,” ujar bupati yang akrab disapa Mas Rio, saat meninjau gedung bioskop di Situbondo, Rabu (28/1).
Mas Rio menekankan, bioskop yang akan beroperasi ini tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga edukasi, terutama bagi generasi muda. Ia bahkan menitipkan pesan agar film-film yang diputar tetap mengandung nilai pembelajaran.
“Sekarang bioskop itu sudah sangat edukatif. Ini bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, terutama anak muda,” katanya.
Lebih jauh Mas Rio menambahkan, pemerintah daerah menyiapkan rencana yang lebih visioner, yakni festival film bagi anak-anak muda Situbondo. Film pendek berdurasi lima hingga tujuh menit akan diputar di bioskop ini, lengkap dengan sistem tiket berbayar.
“Biar mereka merasakan karyanya ditonton di bioskop sungguhan. Itu bisa menumbuhkan semangat kreativitas,” ungkapnya.
Mas Rio optimistis, ruang baru ini dapat menjadi titik awal lahirnya talenta-talenta lokal di dunia perfilman. Ia menegaskan industri kreatif perlu dibuka sejak dini agar anak-anak muda berani bermimpi dan mengekspresikan gagasannya melalui layar lebar.
“Siapa tahu ada sineas dari Situbondo. Siapa tahu ada bintang film dari Situbondo yang kelak terkenal,” ujarnya.
Sementara itu dari sisi pengelola, Fany Facely, menjelaskan bioskop yang diberi nama KCM Situbondo ini memiliki tiga studio dengan total kapasitas sekitar 460 kursi. Sistem pembelian tiket disiapkan secara daring maupun luring.
“Tiket bisa dibeli secara online melalui bioskopkcm.com atau langsung datang ke loket,” pinta Fany.
Peresmian bioskop dijadwalkan berlangsung pada 12 Februari 2026 dan akan dilakukan langsung oleh Bupati Situbondo. Sehari setelahnya, pada 13 Februari, bioskop akan mengundang anak-anak yatim untuk menonton bersama. Adapun penayangan untuk masyarakat umum akan dimulai pada 14 Februari.
Dengan konsep penggabungan hiburan, edukasi, dan industri kreatif, kehadiran bioskop ini menjadi babak baru bagi kehidupan budaya dan ekonomi kreatif di bumi sholawat nariyah Situbondo. [awi.kt]

